JK dan VN membunuh Faturokhmah, 15, pada Minggu, 24 Mei 2015 lalu di jalur kereta Desa Getrakmoyan, Pangenan, Cirebon. JK diketahui sebagai kekasih korban.
"Berdasarkan keterangan tersangka, pembunuhan ini berawal dari ajakan tersangka JK kepada korban untuk jalan-jalan menggunakan sepeda motor. JK diketahui adalah pacar korban," ungkap Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Sulistyo Pudjo Hartono, kepada wartawan di Bandung, Jawa Barat, Rabu 27 Januari.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Pudjo membeberkan, awalnya JK dan VN menjemput korban di rumahnya menggunakan sepeda motor. Selanjutnya mereka bergegeas menuju Kanci, Cipejeuh dan Karangsembung, Desa Getrakmoyan, Pangenan.
"Mereka menjemput korban dan akhirnya berboncengan bertiga menuju arah barat," bebernya.
Korban diajak ke tempat sepi, di dekat rel kereta api. Saat itu, JK sempat menyetubuhi korban. Usai menuntaskan nafsunya, JK menaiki tubuh korban sembari membekap hidung dan mulut korban hingga pingsan.
"Setelah pingsan, tersangka JK dan VN membawa dan memindahkan korban ke atas rel kereta api. Korban akhirnya tertabrak kereta api yang melintas dan meninggal dunia di lokasi kejadian," tandasnya.
Mengetahui korbannya tewas mengenaskan, JK dan VN meninggalkan Faturokhmah di lokasi kejadian. Hingga kini, pihaknya masih mendalami motif pembunuhan tersebut. Kini tersangka terancam Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana.
"Motifnya masih kami dalami," Tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(LDS)
