Kemacetan di jalan Tol Palikanci, Cirebon, Jawa Barat, Rabu 15 Juli 2015 (Foto: Ant/Sigid Kurniawan)
Kemacetan di jalan Tol Palikanci, Cirebon, Jawa Barat, Rabu 15 Juli 2015 (Foto: Ant/Sigid Kurniawan) (Ahmad Rofahan)

Libur Panjang, Tol Palikanci Maksimalkan Pelayanan

libur panjang
Ahmad Rofahan • 04 Mei 2016 13:14
medcom.id, Cirebon: Libur panjang pada 5-8 Mei ini diprediksi akan meningkatkan jumlah kendaraan yang melintas di Tol Palimanan-Kanci (Palikanci), Kota Cirebon, Jawa Barat. Sejumlah persiapan akan dilakukan petugas tol guna mengantisipasi kemacetan panjang yang bakal terjadi.
 
Manajer Operasional PT Jasa Marga Tol Palikanci Agus Hartoyo mengatakan, ada dua gerbang tol yang menjadi perhatian khusus yakni gerbang Tol Plumbon 3 dan gerbang Tol Ciperna Utama (Ciperut).
 
"Karena setelah keluar dari Tol Cikopo, ada dua gerbang tol yang akan melakukan transaksi yaitu Plumbon 3 dan Ciperna Utama. Kalau yang malenjutkan hingga ke Jawa, maka nanti ada transaksi lagi di gerbang Tol Mertapada," kata Agus Hartoyo, di Cirebon, Jawa Barat, Rabu (4/5/2016).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Agus memperkirakan, kemacetan lalu lintas terjadi di gerbang Tol Plumbon 3 sebab ada limpahan kendaraan dari gerbang Tol Palimanan dan kendaraan yang baru masuk dari Tegal Karang. Sedangkan di gerbang Tol Ciperut ada limpahan kendaraan dari gerbang Tol Plumbon.
 
Pihak Tol Palikanci juga akan memaksimalkan sejumlah gerbang tol yang tersedia. PT Jasa Marga akan menonaktifkan satu gerbang tol otomatis di gerbang Tol Plumbon 3 untuk mengoptimalkan pelayanan. Sementara di Tol Palikanci akan membuka lima gerbang tol regular dan satu gerbang tol otomatis. Kebijakan tersebut juga akan diberlakukan di gerbang tol Ciperut.
 
"Kalau masih belum mencukupi juga, maka nanti kami akan membuka gerbang tol tandem. Satu gerbang tapi bisa melayani dua kendaraan," kata dia.
 
Menurut dia, jika seluruh gerbang tol masih belum mencukupi, pihaknya akan membuka gerbang tol otomatis yang menggunakan e-toll card namun pengendara bisa membayarnya dengan uang tunai. Hal itu diharapkan dapat meminimalkan jumlah antrean kendaraan di gerbang tol.
 
"Jadi, nanti bayarnya pakai tunai, tapi petugas akan membukakan gerbang dengan e-toll card yang dipegang langsung oleh petugas tol," pungkas dia.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


(TTD)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif