Proses pemakaman Ipda Zazmi Diaz di Pemakaman Nagrog Ujung Berung, Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa, 4 April 2017. (Metrotvnews.com/Octa)
Proses pemakaman Ipda Zazmi Diaz di Pemakaman Nagrog Ujung Berung, Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa, 4 April 2017. (Metrotvnews.com/Octa) (Octavianus Dwi Sutrisno)

Perwira Brimob Bunuh Diri sempat Janji Pulang Hari Ini

polisi tewas
Octavianus Dwi Sutrisno • 04 April 2017 17:49
medcom.id, Bandung: Jenazah Inspektur Dua Zasmi Diaz dikebumikan di Permakaman Nagrog Ujung Berung, Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa, 4 April 2017. Perwira pertama Brimob itu tewas di kawasan Sekolah Polisi Negara (SPN) Labuan Panimba, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, kemarin.
 
Ipda Zasmi merupakan salah satu anggota Satgas Tinombala yang telah rampung bertugas di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah. Dia berada di SPN Labuan Panimba untuk menunggu pemberangkatan ke Jakarta. Namun, dia ditemukan tewas persis di kamar mandi masjid SPN dengan luka tembak di bagian kepala, sekitar pukul 16.15 WITA. 
 
Kapolda Sulteng, Brigadir Jenderal Rudy Sufahriadi dalam konferensi pers di Palu, Selasa 4 April, belum bisa menjelaskan apa motif dari tewasnya Zasmi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Ba'da sholat asar kemarin telah tertembak oleh senjatanya sendiri Ipda Zazmi Diaz. Pada saat itu seluruh personel tengah berkumpul semua setelah selesai melaksanakan Operasi Tinombala. Zasmi sendiri sudah enam bulan mengikuti operasi di Poso," terang Rudy dikutip Media Indonesia
 
Olehnya, Korps Brimbo Mabes Polri dan Polda diturunkan untuk melakukan penyelidikan.
 
Sementara itu, Nana Laksana, ayahanda Zasmi, mengatakan, rencananya anak pertamanya ini akan pulang ke Jakarta hari ini. "Rencananya akan dijemput ibunya ke Jakarta," ungkap Nana di Bandung.
 
Niatan itu disampaikan Zasmi melalui sambungan telepon. Dalam komunikasi itu, Nana mengaku anaknya hanya berkata singkat.
 
"Dia menjawab seperlunya dan mengatakan akan pulang tanggal 4, kita tidak menyangka akan seperti ini," ujarnya.
 
Zazmi bertugas di Poso dalam operasi memburu sisa-sisa kelompok Mujahidin Indonesia Timur. Ia bertugas dalam Satuan Tugas Operasi Tinombala di wilayah Poso Pesisir Utara.
 
Komandan Pasukan Pelopor (Danpaspol) Korps Brimob Mabes Polri, Brigjen Abdul Rakhman Baso memastikan perwira lulusan Akpol 2015 tersebut murni bunuh diri.
 
"Kita sudah dalami dan periksa memang korban meninggal karena bunuh diri," ungkap Baso kepada wartawan saat ditemui di rumah duka.
 

(SAN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif