Ilustrasi - Medcom.id.
Ilustrasi - Medcom.id. (Benny Bastiandi)

28 Wilayah di Sukabumi Berpotensi Kekeringan

kekeringan
Benny Bastiandi • 20 Juni 2019 13:52
Sukabumi: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, mewaspadai potensi kekeringan di 28 kecamatan di Sukabumi. Data tersebut berdasarkan pemetaan wilayah yang mengalami kekeringan tahun lalu.
 
"Tahun lalu, kekeringan di Kabupaten Sukabumi terjadi di 64 desa di 28 kecamatan. Tahun ini yang diwaspadai berpotensi kekeringan tak jauh dari wilayah itu," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sukabumi, Maman Suherman, kepada Media Indonesia, Kamis, 20 Juni 2019.
 
Maman menerangkan, BPBD Sukabumi baru menerima laporan terjadi krisis air di Desa Pasirbaru, Kecamatan Cisolok, karena hujan tak mengguyur beberapa pekan terakhir. Maman memastikan, krisis air di wilayah itu sudah mulai ditangani.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kalau secara formil, kami baru menerima satu laporan," tuturnya.
 
Maman mengungkap, Pemerintah Kabupaten Sukabumi belum menetapkan status siaga darurat bencana kekeringan. Penetapan status masih menunggu rapat koordinasi di tingkat Provinsi Jawa Barat.
 
"Belum (ada penetapan). Kami masih menunggu dulu rakor di provinsi dengan BMKG. Sampai sekarang belum ada undangan," jelasnya.
 
Warga Kampung Pasirrandu Jujuluk RT 02/08, Desa Pasirbaru, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, dilaporkan mengalami krisis air bersih. Di kampung itu terdapat sekitar 60 kepala keluarga atau sebanyak 280 jiwa.
 
"Kalau turun hujan, warga di sini ramai-ramai menampung air yang digunakan keperluan memasak, mandi, dan mencuci," kata Enad, ketua RT setempat. 
 
Hampir di setiap rumah warga terdapat talang atau saluran air yang terpasang di ujung bangunan. Talang itu kemudian dipasang corong dan selang yang dialirkan ke masing-masing bak penampungan air.
 
"Kalau tidak begitu, sulit mengandalkan air bersih," jelasnya.
 

(LDS)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif