"Kejadian tersebut diakibatkan hujan cukup deras selama dua hari, sehingga sungai yang ada tidak mampu menampung air dan meluap ke permukiman warga," kata Koordinator Humas dan Protokoler Badan SAR Nasional (Basarnas) Bandung, Joshua, seperti dilansir Antara, Senin (10/10/2016).
Dirinya menyebutkan, banjir melanda delapan dusun di Kecamatan Padaherang dan di Kecamatan Kalipucang. Sebanyak 15 rumah di Desa Padaherang, Kecamatan Padaherang banjir dengan ketinggian air 60 centimeter, akibat meluapnya Sungai Cicaruy.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Selanjutnya Dusun Kawarasan Blok Cimeong, Desa Sindangwangi dilaporkan 20 rumah terendam banjir sedalam 60 centimeter, akibat luapan Sungai Cimeong. Kemudian tiga dusun di Desa Ciganjeng terendam banjir setinggi 1 meter akibat Sungai Jogjogan meluap.
Permukiman di Dusun Patinggen, Desa Karangpawitan terendam banjir setinggi 50 sampai 60 centimeter, akibat luapan Sungai Ciroyom dan Ciputara Haji. 30 rumah warga Dusun Pangasinan, Desa Pasirgeulis terendam banjir dengan ketinggian sekitar 40 centimeter, akibat luapan Sungai Pangasinan.
Sedangkan di Kecamatan Kalipucang, banjir merendam permukiman penduduk di dua dusun Desa Tunggilis dengan ketinggian air satu sampai dua meter, akibat luapan Sungai Tunggilis.
Selain permukiman penduduk, banjir juga merendam beberapa titik Jalan Raya Banjar-Pangandaran sepanjang 150 meter dengan ketinggian air 60 centimeter.
Banjir bandang dari luapan sungai tersebut, kata Joshua, tidak menimbulkan korban jiwa. Meskipun begitu kejadian ini membuat warga panik dan menyelamatkan diri serta barang berharga yang dimiliki.
"Warga sempat panik dan langsung mengungsi sambil menyelamatkan barang-barang berharga miliknya ke tempat yang lebih aman," pungkas Joshua.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(DEN)
