“Bingung mau aktivitas apa, nyetrika baju ataupun nyuci juga susah karena listriknya mati,” ujar Fatika, salah satu warga Cirebon.
Informasi yang berhasil dihimpun Metrotvnews.com, rentang waktu pemadaman di beberapa wilayah berbeda-beda. Ada yang merasakan pemadaman hingga pukul 16.00 WIB dan yang terparah hingga pukul 21.00 WIB.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
“Desa saya mati lampu dari jam enam pagi sampai jam sembilan malam,” kata Taufik, warga Astanajapura, Cirebon.
Manager PLN Rayon Sumber Toto Prawoto, mengatakan pemadaman dilakukan karena ada perbaikan Gardu Induk Sunyargai, Cirebon. Sebelum melakukan pemadaman, pihaknya juga sudah menyebarkan informasi melalui desa dan media mengenai rencana tersebut.
Namun, dia juga mengakui listrik di beberapa wilayah agak terlambat menyala.
“Dalam informasi yang kita sebarkan, kita informasikan bahwa akan ada pemadaman dari jam 06.00 WIB hingga 18.00 WIB. Namun ternyata masih ada kendala dan baru bisa dinyalakan sekitar pukul 21.00 WIB,” kata Toto.
Menurut Toto, ada pemeliharaan cross bar IBT 150 pada Gardu Induk (GI) Sunyaragi. Akibatnya, beberapa gardu induk di beberapa wilayah mengalami pemadaman, seperti GI Arjawinangun, GI babakan dan GI Kuningan.
Untuk GI Arjawinangun yang meliputi rayon Sumber, pada pukul 16.00 WIB sudah hidup kembali karena dibantu oleh GI Jatibarang. Sedangkan untuk GI Babakan dan Kuningan sekitar pukul 20.30 WIB.
“Jadi wilayah GI Babakan di Cirebon Timur dan GI Kuningan yang paling lama padamnya,” ujar Toto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(SAN)
