PT. KAI Daerah Operasional III Cirebon mulai Minggu (24/5/2015) malam kembali membuka jalur utara yang sebelumnya dialihkan ke jalur selatan melalui Tegal-Prupuk-Cirebon. Sudah ada sekitar 19 kereta penumpang dan 13 kereta barang melintas di jalur tersebut.
Meski begitu, PT KAI Daops III Cirebon belum dapat memastikan waktu perjalanan akan sesuai dengan yang tertera di tiket. Sebabnya, kereta yang melintasi jalur tergulingnya KA Bangunkarta hanya diperbolehkan melaju lima kilometer per jam saja.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Evakuasi gerbong kereta yang terguling menggunakan tiga buah crane yang didatangkan dari Solo, Bandung dan Cirebon. Namun, evakuasi terhambat lantaran posisi crane memakan satu jalur kereta api yang hanya akan dilakukan jika frekuensi kereta longgar.
PT. KAI menjamin waktu perjalanan kereta akan berangsur normal setelah gerbong kereta api yang terguling berhasil ditarik. Hingga kini, baru satu jalur saja yang mampu dilewati. Sementara jalur 2, 3 dan 4 masih lumpuh akibat rusaknya rel dan tertimpa gerbong kereta yang belum dievakuasi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(MEL)
