"Tiba-tiba ada benturan keras. Semua Penumpang menjerit, kemudian keluar asap dan lampu padam," kata Nel, yang saat kejadian sedang mendapatkan selimut dari petugas kereta.
Kepada Metrotvnews.com, Nel juga bercerita bahwa gerbong yang dia tumpangi merupakan gerbong terparah yang terdampak akibat tabrakan tersebut. "Beruntung tak ada yang mengalami luka parah. Beberapa hanya mengalami benturan dan lecet-lecet saja," katanya.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Seperti diketahui, Kereta Bangunkarta jurusan Jakarta-Semarang-Surabaya mengalami kecelakaan di Stasiun Waruduwur, Cirebon. Kereta penumpang ini menabrak sebuah kereta barang yang sedang berhenti di stasiun.
"Kereta barang dalam keadaan berhenti, lalu KA Bangunkarta masuk ke jalur yang sama," kata Humas KAI Daop 3 Cirebon Suprianto di Stasiun Waruduhur, Cirebon, Sabtu (23/5/2015) malam.
Tabrakan terjadi sekitar pukul 18.45 WIB. Tabrakan ini membuat dua orang yang ada di kereta barang dilarikan ke rumah sakit.
Tabrakan ini menyebabkan seluruh perjalanan kereta dari dan menuju Jakarta terhenti. Empat jalur rel kereta api tertutupi lokomotif kereta barang yang terjungkal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(DRI)
