Informasi yang dihimpun, ada 115 bordir logo Bintang Kejora dan 113 bordir logo bendera Bintang Kejora yang diserahkan ke polisi. Ratusan bordir Bintang Kejora itu diserahkan Iwan, karyawan sentra kaus CV Rovolin, Jalan Surapati Nomor 108, Bandung. Bordir logo itu bertuliskan Lawan PNKB berukuran 5x7 cm dan bendera bintang kejora warna biru putih berukuran 5x9 cm.
"Barang yang diserahkan tersebut dipesan oleh seseorang yang belum diketahui identitasnya karena nota pesanan hilang. Pemesanan sendiri dilakukan sekitar Juni 2015 dan hingga saat ini barang tersebut belum ada yang mengambil," kata seorang anggota polisi yang enggan disebut namanya kepada Metro TV, Minggu (6/3/2016).
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Polisi masih menyelidiki pemesan ratusan bordir logo Bintang Kejora itu. Polisi mensinyalir ada kaitan dengan mahasiswa asal Papua dari salah satu perguruan tinggi di Bandung yang memesan satu bendera Bintang Kejora berukuran 87x56 cm.
"Masih didalami apakah kaus berlogo Bintang Kejora dan bertuliskan Black Brother dan lainnya terkait PNKB atau OPM," ujar dia.
Hingga saat ini barang bukti masih berada di Markas Polsek Cibeunying Kaler.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(TTD)
