Sejumlah perahu nelayan terparkir di bibir Pantai Selatan, Kabupaten Garut, Jawa Barat (Foto: MTVN/Latief Rochyana)
Sejumlah perahu nelayan terparkir di bibir Pantai Selatan, Kabupaten Garut, Jawa Barat (Foto: MTVN/Latief Rochyana) (Latief Rochyana)

Ombak Besar, Nelayan Pantai Selatan Tak Melaut

gelombang tinggi
Latief Rochyana • 02 Juni 2016 14:19
medcom.id, Garut: Sejumlah nelayan Pantai Selatan, Garut, Jawa Barat, sejak pekan lalu takut melaut lantaran ombak besar melanda perairan wilayah itu.
 
"Sejak pekan kemarin saya tak berani turun ke laut. Selain menjaga keselamatan, tangkapan ikan pun berkurang," kata Herman, 60, nelayan Pantai Rancabuaya, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Kamis (2/6/2016).
 
Herman mengaku sekali melaut harus menyiapkan uang operasional sekitar Rp1,5 juta hingga Rp2 juta. Namun, gelombang tinggi dan cuaca buruk itu mengakibatkan hasil tangkapan nelayan berkurang. Kadang mereka hanya memperoleh keuntungan Rp500 ribu sekali melaut, tak jarang juga hasil tangkapan nihil.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Warga Desa Purbayani, Kecamatan Caringin, itu mengaku kondisi ombak besar seperti yang sedang terjadi ini merupakan badai 5 tahun sekali, Para nelayan menganggap fenomena alam itu hal biasa.
 
"Terakhir terjadi pada 2011 dan baru tahun ini terjadi lagi. Kami tak begitu riskan sebab hal ini bukan yang pertama kali. Hanya pengaruhnya pada pendapatan saja," kata dia.
 
Terpisah, Petugas Dinas Perhubungan Bidang Kelautan Kabupaten Garut Dasep Heryanto mengatakan, ombak besar di Pantai Selatan, Kabupaten Garut, terjadi sejak Minggu 31 Mei 2016.
 
"Paling parah terjadi pada Senin kemarin. Tadi malam, ombak naik sekitar 5 sampai 6 meter dari bibir pantai. Bahkan ada yang sampai pada halaman rumah penduduk yang di sekitar pantai," kata Dasep Heryanto.
 
Dasep mengimbau kepada seluruh nelayan Garut untuk tak melaut. Berdasarkan prakiraan cuaca, puncak gelombang tinggi ini akan terjadi pada pekan depan.
 
"Menurut informasi dari rekan kami di BMKG, naiknya ombak ini akan terjadi pada Rabu depan. Mudah-mudahan tak terjadi apa-apa," pungkas dia.
 
 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


(TTD)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif