Trans Pakuan beroperasi di Bogor, MTVN - Mulvi
Trans Pakuan beroperasi di Bogor, MTVN - Mulvi (Mulvi Muhammad Noor)

Meski Dapat Kucuran Dana, Trans Pakuan Tetap Terancam Bangkrut

transportasi
Mulvi Muhammad Noor • 13 Januari 2016 12:20
medcom.id, Bogor: Perusahaan Daerah Jasa Transportasi (PDJT) milik Pemerintah Kota Bogor, Jawa Barat, terancam bangkrut. Kucuran dana sebesar Rp5,5 miliar yang rencananya cair akhir Januari 2016 belum bisa memenuhi kebutuhan PDJT.
 
Wakil Wali Kota Bogor, Usmar Hariman, mengatakan keuangan perusahaan yang mengoperasikan bus Trans Pakuan dalam kondisi amburadul. Bahkan, PDJT kesulitan membayar gaji karyawannya sejak Juli tahun lalu. 
 
"Berdasarkan perhitungan, dana Rp5,5 miliar ini hanya bisa mendanai kebutuhan PDJT paling tidak hingga Agustus 2016," kata Usmar di Bogor, Rabu (13/1/2016).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Usmar mengatakan dana Rp2,5 miliar digunakan untuk menutupi biaya perusahaan termasuk gaji karyawan. Sisa dana digunakan untuk kebutuhan perusahaan selama 2016. Jadi, sisa dana itu tidak boleh digunakan untuk gaji karyawan lagi. 
 
"Sisanya itu buat operasional seperti perbaikan kendaraan dan infrastruktur koridor. Gaji karyawan harus diambil dari keuntungan penjualan tiket," kata dia. 
 
PDJT kerap mengalami kerugian sekitar Rp200 juta per bulan. Saat ini PDJT memiliki 29 armada bus yang nilai penyusutannya sudah mencapai 25 persen.
 
Bus Trans Pakuan merupakan bus rapid transit yang beroperasi di Kota Bogor. Bus resmi beroperasi pada 3 Juni 2007. Keberadaan bus bertujuan menanggulangi kemacetan yang kerap terjadi di Bogor.
 

(RRN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif