Foto: Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar/Ant_Ardi Teristri Hardi
Foto: Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar/Ant_Ardi Teristri Hardi (Antara)

Deddy Mizwar, dari Teater ke Kursi Wakil Gubernur

deddy mizwar
Antara • 07 Januari 2016 13:21
medcom.id, Bandung: Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar rela meninggalkan status pegawai negeri sipil Dinas Kesehatan DKI Jakarta, 1976, demi menekuni seni teater. Pria kelahiran Jakarta 5 Maret 1955 itu sengaja memilih seni peran yang telah membesarkan namanya itu.
 
"Saya lulus SMA, jadi pegawai negeri. Saya berhenti jadi PNS dan kembali ke teater. Saya dulu PNS dua tahun. Tapi ini adalah pilihan hidup," kata Deddy Mizwar usai membuka Festival Drama Musikal Remaja ke-5 Jawa Barat, di Gedung Kesenian Rumentang Siang, Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis (7/1/2016).
 
Keputusannya untuk menekuni dunia teater, kata dia, sempat ditentang oleh sang ibu yang kala itu masih memandang "sebelah mata" dunia seni, khususnya teater. "Waktu saya memilih dunia teater, ibu saya bilang 'Lo mau jadi apa Ded, jadi anak wayang? Begitu lah pandangan masyarakat terhadap seniman, kecuali bintang film," kata pemeran Gaun Pengantin, itu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Namun, lanjut dia, berkat kegigihan dan dedikasi tinggi terhadap dunia peran, ia bisa mematahkan anggapan buruk masyarakat terhadap dunia seni saat itu.
 
"Kalau sekarang, Alhamdulillah kan. Paradigma masyarakat berubah terhadap seni apalagi peluang sekarang untuk menjadi seniman besar seiring dengan banyaknya ajang-ajang idol atau pencarian bakat," ujar Wakil Gubernur Jawa Barat, itu.
 
Pemeran Naga Bonar itu mengatakan, dunia teater yang ditekuninya sejak 1970-an telah memberikan banyak pelajaran dalam perjalanan hidupnya. "Jadi kalau saya sekarang hadir sebagai aktor, di film khususnya. Sebetulnya saya lahir dari festival teater seperti acara ini. Saya lahir dari festival teater berkesinambungan di Jakarta saat itu," kata dia.
 
Dihadapkan para remaja yang hadir di festival tersebut, Ayah dari Senandung Nacita itu mengaku seperti 'napak tilas' dalam dunia teater. Pada tahun 1974 pernah melakukan pentas teater di Gedung Kesenian Rumentang Siang Kota Bandung.
 
"Waktu itu gedung ini panas karena belum seperti sekarang ada AC-nya (pendingin udara)," kenang Deddy.
 
Ia berharap Festival Drama Musikal Remaja Jawa Barat ini bisa dilaksanakan setiap tahun sebagai bagian dari upaya untuk melahirkan calon-calon andal di dunia seni, khususnya teater.
 
Sementara itu, Ketua Festival Drama Musikal Remaja ke-5 Jawa Barat Johnmen Saragih mengatakan, ada 17 kelompok teater se-Jawa Barat yang ikut festival ini. Festival akan diselenggarakan mulai hari ini 7 Januari hingga 10 Januari 2016.
 
"Tapi mayoritas kelompok teater yang ikut itu berasal dari kawasan Bandung Raya, seperti Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung Barat," kata Johnmen.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


(TTD)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif