Sebanyak 7.077 ton gula milik petani yang tersimpan di gudang Pabrik Gula (PG) Sindanglaut disegel tim dari Kementrian Perdagangan -- MTVN/Ahmad Rofahan
Sebanyak 7.077 ton gula milik petani yang tersimpan di gudang Pabrik Gula (PG) Sindanglaut disegel tim dari Kementrian Perdagangan -- MTVN/Ahmad Rofahan (Ahmad Rofahan)

7.077 Ton Gula Petani Cirebon Disegel Kemendag

gula
Ahmad Rofahan • 22 Agustus 2017 15:05
medcom.id, Cirebon: Sebanyak 7.077 ton gula milik petani yang tersimpan di gudang Pabrik Gula (PG) Sindanglaut disegel tim dari Kementrian Perdagangan (Kemendag). Hingga kini, belum diketahui alasan penyegelan.
 
"Tidak ada surat pemberitahuan atau lainnya, tiba-tiba disegel," kata Ketua Dewan Perwakilan Cabang (DPC) Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) PG Sindanglaut Rasim Agus Sanusi di Cirebon, Jawa Barat, Selasa 22 Agustus 2017.
 
Menurut Rasim, penyegelan dilakukan sejak 13 Agustus 2017. Ia dan petani lainnya sangat menyayangkan penyegelan yang dilakukan. Apalagi pihaknya baru saja menandatangani kesepakatan penjualan dengan Bulog Cirebon.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kami sudah sepakat mau menjual gula ini ke bulog. Malah disegel, " kata Rasim.
 
Kekecewaan juga dirasakan Niam. Petani tebu ini mengaku sudah memanen tebu dan mengirimkan hasilnya ke pabrik gula sejak Juni 2017.
 
Namun, hingga saat ini ia belum mendapatkan bayaran. Apalagi, terjadi kasus penyegelan yang menimpa gudang gula di PG Sindanglaut.
 
"Kami kesulitan biaya untuk kembali tanam dan kebutuhan hidup," kata Niam.
 
Belum ada informasi sampai kapan penyegalan dilakukan. Informasinya, saat ini sedang dilakukan uji laboratorium kualitas gula oleh Kemendag.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


(NIN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif