Korban lainnya, Herda, 20, warga Cipedes, dalam kondisi kritis di ruang ICU, RS Jasa Kartini. Namun, Irwan, 26, dan Dede Eris, 52, berhasil selamat meski tetap harus dirawat. Mereka pesta miras pada Kamis, 19 November, pukul 14.00 WIB.
"Kelima orang ini berkumpul dan menggelar kegiatan masal nasi liwet di salah satu korban meninggal, Ade Iyon. Setelah menghabiskan nasi liwet, salah satu korban membeli miras kepada YY, penjual miras. Setelah itu, mereka mengalami pusing, mual dan muntah-muntah pada Jumat, 20 November sore. Para korban pun dilarikan ke RS Jasa Kartini," ujar Kapolsek Cihideung Kompol Gandi Jukardi, Sabtu (21/11/2015).
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Gandi mengatakan kelima korban baru merasakan efek negatif selang sehari. Akan tetapi, Ade Iyon lebih dulu meninggal pada pukul 09.00 WIB dan disusul KB yang meninggal pada pukul 10.20 WIB di RS Jasa Kartini pada Sabtu, 21 November.
"Kedua korban meninggal di RS Jasa Kartini. Satu korban masih di ruang ICU dalam perawatan intensif karena masih dalam kondisi kritis. Sedangkan dua orang lagi masih dalam penanganan tim medis meski hanya mengalami mual dan pusing," kata dia.
Kasat Narkoba, AKP Erustiana, telah mengamankan YY, penjual miras, atas musibah ini. Polisi masih akan memeriksa muntahan korban di laboratorium di Bandung untuk memastikan penyebab kematian mereka.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(UWA)
