Tim dokter gabungan melakukan pemeriksaan terhadap Yani, seekor gajah asal Sumatera berusia 34 tahun yang mati pada Rabu (12/5/2016). (Foto: MTVN/Roni)
Tim dokter gabungan melakukan pemeriksaan terhadap Yani, seekor gajah asal Sumatera berusia 34 tahun yang mati pada Rabu (12/5/2016). (Foto: MTVN/Roni) (Roni Kurniawan)

Bangkai Gajah di Kebun Binatang Bandung Akan Diautopsi

kebun binatang
Roni Kurniawan • 12 Mei 2016 08:21
medcom.id, Bandung: Seekor gajah asal Lampung, Sumatera, koleksi Kebun Binatang Bandung yang mati pada Rabu (11/5/2016) akan diautopsi. Gajah berusia 34 tahun bernama Yani, diketahui sudah sepekan terakhir sakit dan hanya tergeletak di belakang kandangnya.
 
"Bangkai gajah itu akan dilakukan autopsi besok pagi (Kamis, 12/5/2016) untuk mengetahui penyebab kematian," kata Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Barat, Sylvana Ratina, di Kebun Binatang Bandung, Kota Bandung, Rabu (11/5/2016).
 
Sylvana menuturkan sebagian sisi tubuh gajah tunggang tersebut mengalami luka-luka akibat tak bisa bangun atau membalikkan tubuhnya selama sepekan terakhir.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Dari penuturan tim dokter gabungan tadi, gajahnya terdapat luka-luka lecet karena dia kan berbaring sekira seminggu di sana. Tadi sore sempat dibalikkan," kata Sylvana.
 
Sylvana mengatakan, tim dokter gabungan sudah melakukan penanganan medis terhadap Yani dengan cara membersihkan luka-luka, cek, dan pengambilan darah pada Rabu sore. Namun nyawa gajah tersebut tidak biasa terselamatkan dan mati sekitar pukul 18.30 WIB.
 
Sebelumnya, pada Rabu pagi, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil sempat melihat kondisi Yani yang terbaring. Bahkan pria yang akrab disapa Emil itu pun nampak sedih dan kesal melihat kondisi Yani sambil mengelus kepala dan memberi air. 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


(MEL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif