Kapolrestabes Bandung Kombes Hendro Pandowo mengatakan OK berusaha melompat dari jembatan Pasupati. Peristiwa itu terjadi sekira pukul 11.00 WIB, Kamis 27 Juli 2017.
Tubuh OK menghantam aspal. Ia ditemukan tergeletak di bawah jembatan.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
"Saat ini korban sudah dibawa ke Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung untuk mendapatkan perawatan," kata Hendro di Mapolrestabes Bandung.
Hendro menduga aksi nekat pemuda itu berlatar belakang masalah asmara. Namun, lanjut Hendro, polisi masih menyelidiki alasan dan bukti kejadian tersebut.
OK mendapat perawatan karena mengalami patah pada leher dan kakinya. Ia juga mengalami luka berat pada wajahnya.
Sementara itu, polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Polisi meminta keterangan tiga orang saksi, yang berada dilokasi insiden tersebut.
Dari hasil olah TKP, polisi menemukan barang bukti berupa uang tunai Rp100 ribu dari dalam dompet OK, kunci motor, dan surat.
Polisi menemukan surat yang bertuliskan curahan hatinya. "Surat itu bertuliskan ia tak mendpaat izin berpacaran oleh ibunya," ungkap Kapolsek Bandung Wetan, Kompol Yadi Cahyadi.
Polisi juga mendatangi tempat tinggal OK. Rumah OK tak jauh dari jembatan Pasupati.
Kejadian itu, menurut Yadi, sempat mengganggu arus lalu lintas. Pengendara berhenti sejenak untuk melihat lokasi kejadian. Namun kini, lalu lintas kembali
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(RRN)
