Warga Bandung antre untuk pengobatan katarak gratis yang diselenggarakan Yayasan Kick Andy bersama PT Bank Central Asia (BCA) di Rumah Sakit Umum Daerah Cikalong Wetan, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Selasa, 25 Juni 2019. Medcom.id/ Roni Kurniawan.
Warga Bandung antre untuk pengobatan katarak gratis yang diselenggarakan Yayasan Kick Andy bersama PT Bank Central Asia (BCA) di Rumah Sakit Umum Daerah Cikalong Wetan, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Selasa, 25 Juni 2019. Medcom.id/ Roni Kurniawan. (Roni Kurniawan)

Warga Antusias Operasi Katarak Gratis Yayasan Kick Andy dan BCA

katarak
Roni Kurniawan • 25 Juni 2019 09:22
Bandung: Yayasan Kick Andy bersama PT Bank Central Asia (BCA) menggelar kegiatan operasi katarak gratis bagi warga kurang mampu di Rumah Sakit Umum Daerah Cikalong Wetan, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Selasa, 25 Juni 2019.
 
Berdasarkan pantauan Medcom.id, antrean warga mengular di dekat ruang rawat inap rumah sakit tersebut. Tak sedikit warga yang datang ditemani keluarga hingga membawa bekal makanan.
 
Seperti yang dilakukan Pak Mita, 65. Ia sudah ada di rumah sakit sejak pukul 05.30 WIB. Warga asal Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, ini pun membawa perbekalan seperti air panas di dalam termos untuk menyeduh kopi serta nasi bungkus.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Tadi datang jam setengah enam pagi, sama istri, anak, dan keponakan. Iya ini bawa bekal dah pasti lama, daripada beli," kata Mita di lokasi.
 
Mita mengetahui adanya kegiatan operasi katarak gratis melalui tetangga yang bekerja di rumah sakit tersebut. Mita yang menderita katarak sejak setahun lebih langsung mengurus berbagai persyaratan seperti surat keterangan tidak mampu dari tingkat RT hingga Desa.
 
"Minta surat keterangan ke RT, RW, puskesmas, sampai ke desa. Terus daftar ke sini tiga hari yang lalu," jelas Mita.
 
Mita mengaku memanfaatkan momen kegiatan tersebut karena tidak memiliki biaya untuk melakukan operasi katarak. Terlebih dua matanya menderita katarak sejak setahun terakhir.
 
"Dulu pernah mau operasi, bayarnya harus enam jutaan (rupiah), belum ada uangnya. Terus ada ini, ya langsung buru-buru lengkapi syaratnya," kata Mita.
 
Hal senada diungkapkan Dadang, 68, warga asal Cikalong Wetan. Ia telah tiba sejak subuh di rumah sakit tersebut. Meski jarak dari rumah cukup dekat, namun Dadang mengantisipasi akan terjadinya antrean panjang.
 
"Dekat sih rumah dari sini, tapi pasti penuh. Tadi datang ke sini jam enam kurang aja udah penuh, untung pagi-pagi pisan," ungkap Dadang.
 
Dadang pun tak ingin melewatkan kegiatan tersebut untuk segera mata sebelah kanannya dioperasi, terlebih sudah lebih dua tahun Dadang menderita katarak. "Alhamdulillah ada operasi gratis, da kalau bayar mah mahal," ujar Dadang.
 

(DEN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif