Ilustrasi bayi, MI
Ilustrasi bayi, MI (Ahmad Rofahan)

Hindari Kematian, Perempuan Hamil Sebaiknya di Usia 25-35 Tahun

kesehatan
Ahmad Rofahan • 21 April 2016 16:19
medcom.id, Cirebon: Angka kematian ibu dan anak di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, meningkat. Beberapa faktor menjadi alasan peningkatan kematian ibu dan anak di Cirebon.
 
Dinas Kesehatan (Dinkes) Cirebon mencatat 49 ibu dan 296 bayi meninggal setelah persalinan pada 2014. Lalu pada 2015, 53 ibu dan 210 bayi meninggal pascapersalinan.
 
Jumlah ibu yang melahirkan selamat menurun di Cirebon. Pada 2014, 47.738 ibu selamat setelah melahirkan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Tapi pada 2015, jumlahnya menurun menjadi 47.600 orang," kata Kepala Bidang Kesehatan Keluarga Dinkes Cirebon, Dwi Surdani, Kamis (21/4/2016).
 
Dwi menyebutkan beberapa faktor. Beberapa di antaranya keluarga terlambat merujuk dan menangani ibu hamil yang akan melahirkan.
 
Faktor lain yaitu banyak perempuan yang masih berusia muda saat hamil. Selain itu, mereka memiliki banyak anak. Jarak setiap anak terlalu rapat.
 
"Faktor terakhir yaitu usia ibu hamil terlalu tua. Jadi perempuan hamil itu bagusnya antara 25 sampai 35 tahun,” kata Dwi.
 
Penyebab lainnya, kata Dwi, beberapa ibu mengalami pendarahan dan eklamsia saat persalinan. Ada juga yang mengalami infeksi, jantung, dan TBC.
 
"Sedangkan untuk kematian bayi yang terbanyak karena asfiksia yakni bayi merasa sesak ketika proses persalinan, dan yang kedua dikarenakan bayi lahir berat badannya rendah di bawah dua setengah kilo," ungkap Dwi.
 
Kepala Dinkes Kabupaten Cirebon, Moh. Sofyan mengatakan melakukan penguatan sumber daya manusia untuk menurunkan angka kematian ibu dan bayi. Misalnya, menempatkan bidan di semua desa se-Cirebon. Mereka mendapat pembakalan mengenai keselamatan ibu dan bayi.
 
"Infrastrukturnya seperti di Kabupaten Cirebon ini dari 57 puskesmas, sudah mempunyai 35 poned atau yang mampu melayani masyarakat 24 jam," kata Sofyan.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


(RRN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif