Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Angesta Romano Yoyol, mengatakan, anggotanya masih melakukan penyelidikan atas dugaan tersebut.
"Bukan apartemen lagi, tapi di komplek perumahan. Tapi kita masih penyelidikan, tidak satu jaringan dengan yang sudah kami tangkap," kata Yoyol kepada wartawan, di Mapolrestabes Bandung, Jalan Jawa, Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat (4/3/2016).
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Yoyol menduga, modus baru ini dilakukan oleh muncikari maupun pekerja seks komersial untuk menghindari aparat kepolisian.
Selain itu, Yoyol juga mengimbau kepada para pemilik apartemen, agar segera melapor kepada polisi jika menemukan hal mencurigakan.
"Kita sudah lakukan lidik untuk apartemen - apartemen yang ada di sini (Bandung), tinggal pembuktiannya nanti kita ungkap," jelas Yoyol.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(DEN)
