NEWSTICKER
Situasi gerbang masuk di SMAN 7 Kota Cirebon, Jawa Barat, Selasa, 2 Juli 2019. Medcom.id/ Ahmad Rofahan.
Situasi gerbang masuk di SMAN 7 Kota Cirebon, Jawa Barat, Selasa, 2 Juli 2019. Medcom.id/ Ahmad Rofahan. (Ahmad Rofahan)

SMA Negeri di Cirebon Buka Pendaftaran Offline

PPDB 2019
Ahmad Rofahan • 02 Juli 2019 15:52
Cirebon: Sejumlah sekolah SMA Negeri di Kota Cirebon, Jawa Barat terpaksa membuka pendaftaran secara offline untuk memenuhi kekurangan kuota siswa pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ini.
 
Kepala Sekolah SMAN 5 Kota Cirebon, Candra mengatakan pihaknya terpaksa membuka pendaftaran secara offline karena sekolahnya masih kekurangan sekitar 259 siswa dari total kuota 432 siswa.
 
"Melalui PPDB online, sekolah kami memang hanya menerima 173 siswa. Sehingga jumlahnya masih sangat kurang," kata Candra di Cirebon, Jawa Barat, Selasa, 2 Juli 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Candra menjelaskan untuk saat ini sudah ada ratusan siswa yang mendaftarkan secara offline. Dari data pendaftaran tersebut, nanti pihaknya akan menyerahkan kepada Kantor Cabang Dinas Pendidikan (KCD) wilayah X.
 
"Nanti dari KCD yang menentukan soal diterima atau tidaknya," jelas Candra.
 
Candra sangat menyayangkan jika kuota peserta didik baru untuk sekolahnya tidak terpenuhi. Karena selain fasilitas yang sangat memadai, jumlah guru juga sudah siap untuk mengajar siswa sesuai dengan kuota.
 
Kekurangan siswa juga dialami oleh SMAN 7 Kota Cirebon. Untuk memenuhi kuota siswanya, pihak sekolah mendata siswa yang memilih SMAN 7 dalam pilihan ketiga, namun tidak diterima.
 
Wakasek SMAN 7 Kota Cirebon, Undang Ahmad Hidayat mengatakan sebenarnya ada sekitar 500 siswa yang mendaftarakan secara online. Namun hanya sebagain yang diterima.
 
Pihak sekolah akhirnya kembali mendata siswa yang belum diterima, kemudian kembali menerapkan aturan zonasi dan lainnya, untuk menentukan siswa mana saja yang layak diterima.
 
"Setelah kita data lagi, lalu kita lihat kembali zonanya sesuai aturan yang ada. Baru kita tentukan siapa yang bisa diterima," pungkas Undang.
 

(DEN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif