Kasi penertiban Umum pada Satpol PP, Satriadi Buwana, mengatakan, operasi pekat sesuai instruksi langsung Wali Kota Bandung terkait penertiban di bulan Ramadan.
"Kita tertibkan, seluruh kegiatan yang berkaitan dengan prostitusi baik di jalan maupun di hotel melati juga tempat hiburan. Kita lakukan rutin selama Ramadan," ungkap Satriadi kepada Metrotvnews.com, di Markas 2 Koodinator Satpol PP, Jalan Dewi Sartika Kota Bandung Jawa Barat Minggu dini hari (12/6/2016).
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Satriadi mengatakan, yang terjaring tidak hanya pasangan tanpa dokumen nikah. Namun, ada empat orang yang diduga pekerja seks komersial.
Pasangan-pasangan itu hanya diberi sanksi menulis surat pernyataan. Sedang, empat terduga PSK akan digiring ke Dinas Sosial Palimanan, Cirebon.
Satriadi menegaskan ada beberapa titik yang menjadi pengawasan khusus jajarannya. Seperti di Suniaraja, belakang stasiun, Tegallega dan Ciateul, Kota Bandung. "Kita akan terus melakukan tindakan preventif seperti ini," katanya.
Sementara itu, Wen, 38, salah satu resepsionis hotel melati, mengaku telah memperingatkan setiap tamu mengenai operasi yang sering digelar Satpol PP. "Namun tetap saja pasangan ini membandel. Malam ini baru ada enam kamar yang terisi," tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(SAN)
