Satu orang meninggal dan puluhan lainnya luka. Saat kejadian, bangunan tersebut tengah digunakan kegiatan seminar mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) yang sedang kuliah kerja mahasiswa dengan tema pengasuhan anak. Seminar dihadiri masyarakat setempat.
Bangunan berukuran sekitar 6 x 8 meter persegi itu tiba-tiba ambruk tanpa diketahui penyebabnya. Puluhan ibu rumah tangga dan anak kecil yang menjadi peserta dalam kegiatan itu berhamburan keluar.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Seorang anak, Noval, 10, tewas di lokasi kejadian karena tertimpa reruntuhan material bangunan. Di kepalanya ditemukan luka memar diduga akibat tertimpa reruntuhan material bangunan yang didominasi kayu jati.
"Korban dibawa ke RSUD R. Syamsudin untuk divisum," kata Kapolsek Cisaat, Komisaris Warsit.
Ambruknya bangunan itu pun membuat 10 orang mengalami luka. Umumnya menderita patah kaki. "Mereka sedang mendapatkan perawatan di salah satu rumah sakit. Kita masih terus mendata. Bisa saja bertambah," jelasnya.
Sebanyak 31 mahasiswa UNJ yang sedang melakukan kuliah kerja masih dimintai keterangan di Mapolsek Cisaat. Beberapa di antara mereka masih trauma. "Yang lainnya sudah mulai tenang," terangnya.
Kepala Desa setempat, Usman Rusman, mengatakan vila tersebut sering dijadikan tempat mengadakan acara. "Vila itu milik Pak Odang," jelasnya.
Dia menyayangkan tak ada pemberitahuan terkait kegiatan mahasiswa di sana. Usman berharap ke depan setiap kegiatan kemahasiswaan berkoordinasi sebelum berkegiatan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(UWA)
