"Iya sekarang berhenti dulu. Saya juga tidak tahu nih sampai kapan. Saya tunggu keputusan dari sana (BPOM)," Kata Taufik, pengelola pabrik tahu sutera kepada Metrotvnews.com di Jalan Kampung Sawah, Desa Ragajaya, Bojong Gede, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Setelah digerebek, kata dia, pihak pengelola pabrik sudah mendapat panggilan pemeriksaan dari BPOM. Pemeriksaan dijadwalkan pada Senin 27 April mendatang.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
"Kita, Senin diperiksa ke BPOM, nanti setelah itu mungkin baru ada keputusan," lanjutnya.
Sebelumnya, BPOM Pusat bersama Bareskrim Mabes Polri menggerebek pabrik pembuatan tahu di Desa Raga Jaya, Bojong Gede, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Rabu 22 April. Pabrik itu diketahui menggunakan bahan berbahaya jenis formalin dalam pembuatan tahu sutra. Pengolahan tahu sutra itu diketahui sudah berjalan dia tahun lebih. Dalam sehari, pabrik itu bisa memproduksi lebih dari 5 kwintal tahu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(LOV)
