Ilustrasi-Medcom.id
Ilustrasi-Medcom.id (Rizky Dewantara)

80 Warga Desa Pasarean Bogor Terjangkit Chikungunya

virus chikungunya
Rizky Dewantara • 09 Juli 2019 20:48
Bogor: Puluhan warga Desa Pasarean, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, terjangkit virus chikungunya selama tiga bulan terakhir. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor Mike Kaltarina Suwardi menyebut ada 80 warga Desa Pasarean yang diduga terjangkit chikungunya.
 
Menurut Mike, Pemda pertama kali menerima laporan adanya warga terjangkit chikungunya pada Mei 2019. Kala itu, ada 30 warga yang melapor. Juni 2019, ada 33 warga melapor terjangkit virus yang dibawa nyamuk jenis Aedes Aegypti itu.
 
"Yang terbaru,17 orang mengalami gejala chikungunya pada pekan lalu, saat diperiksa di Poskesdes (pos kesehatan desa) Pasarean," kata Mike saat dihubungi di Bogor, Jawa Barat, Selasa, 9 Juli 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia menegaskan, meningkatnya kasus tersebut akan diselidiki lebih lanjut. Analisa sementara, puluhan warga Desa Pasarean yang diduga terjangkit virus chikungunya akibat perubahan iklim. Pihaknya terus memberikan sosialisasi agar masyarakat bisa menjaga lingkungan dan kesehatan secara optimal.
 
"Hal yang paling mudah dilakukan untuk mencegah virus chikungunya dengan menguras, menutup dan mengubur (3M), karena penularanya melalui nyamuk," ujar Mike.
 
Mike menjelaskan, dampak chikungunya masih lebih ringan ketimbang chikungunya. Meskipun, dua penyakit itu berasal dari jenis nyamuk yang sama.
 
"Dampak dari virus Chikungunya kebanyakan keluhan nyeri sendi hingga badan terasa panas. Tidak pernah ditemukan korban meninggal dunia akibat virus tersebut," ujarnya.
 
Kepala Desa Pasarean Dedi Furkon mengatakan pihaknya sudah menyiagakan Poskesdes untuk membantu menangani warga yang terjangkit chikungunya. Posko ini dibuat sejak Mei lalu.
 
"Banyaknya warga yang mengalami gejala Chikungunya membuat Dinkes Kabupaten Bogor membuatkan posko kesehatan untuk warga desa yang ingin mengecek kesehatan," kata Dedi kepada Medcom.id.
 

(AGA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif