Wali Kota Bandung Ridwan Kamil dan Wakil Wali Kota Bandung Oded M. Danial saat meluncurkan `Kekasih` di Taman Dago, Jalan Ir. H. Djuanda, Bandung, Jawa Barat -- MTVN/Roni Kurniawan
Wali Kota Bandung Ridwan Kamil dan Wakil Wali Kota Bandung Oded M. Danial saat meluncurkan `Kekasih` di Taman Dago, Jalan Ir. H. Djuanda, Bandung, Jawa Barat -- MTVN/Roni Kurniawan (Roni Kurniawan)

Warga Bandung Kini Punya `Kekasih` untuk Curhat

kota bandung
Roni Kurniawan • 28 September 2017 15:08
medcom.id, Bandung: Warga Bandung yang ingin mencurahkan isi hati (curhat), kini disediakan Kendaraan Konseling Silih Asih (Kekasih). Sebanyak tiga unit `Kekasih` diluncurkan Pemerintah Kota Bandung untuk menampung curhat warga sekaligus memberikan saran.
 
"Warga Bandung ini kan banyak problem, karena hidup di kota yang penduduknya mencapai 2,4 juta. Jadi, cenderung situasi yang ada membuat stres. Maka dihadirkanlah `Kekasih`, kata Wali Kota Bandung Ridwan Kamil di Taman Dago, Jalan Ir. H. Djuanda, Bandung, Jawa Barat, Kamis 28 September 2017.
 
Pria yang akrab disapa Emil ini menjelaskan, `Kekasih` adalah upaya mengaplikasikan curhatan yang sering diterimanya melalui media sosial. Sekaligus untuk menghindari aksi bunuh diri akibat menanggung permasalahan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Beradarkan data, terjadi tiga aksi bununh di Bandung pada kurun waktu Januari hingga September 2017. "Tingkat bunuh diri di Bandung memang masih rendah. Kita harapkan sama sekali tidak terjadi bunuh diri. Mereka yang berada di titik nadir dan putus asa, bisa datang ke `Kekasih`," ujar Emil.
 
Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung Rita Verita menambahkan, `Kekasih` mulai beroperasi pada 1 Oktober 2017. Tiga `Kekasih` akan berada di ruang terbuka, yakni di Taman Sejarah Bandung dan Taman Dago pada pukul 07.00-10.00 WIB.
 
"`Kekasih` ini dilengkapi psikolog. Kita juga menggandeng para ulama untuk memberikan nasihat serta saran kepada warga yang curhat," tutur Rita.
 
Menurut Rita, konsep untuk konseling tersebut dilakukan secara lesehan dengan mendirikan tenda mini. Namun, jika warga yang curhat enggan terlihat publik, konseling bisa dilakukan di dalam kendaraan.
 
"Kalau misalnya warga itu enggak mau dilihat oleh orang lain, ada tempat di dalam mobil. Nanti, di sana bisa curhat juga sama seperti di tenda yang disediakan oleh kita," pungkas Rita.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


(NIN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif