Suasana haru meliputi pelepasan dua anggota Taruna Hiking Club (THC) ke Nepal. Cucuran air mata tampak di Bandara Husein Sastranegara, Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu 29 April.
Tak terkecuali istri Gyaista. Sebelum memasuki ruang tunggu bandara, Gyaista memeluk istrinya. Entah apa yang dibisikkan sang istri kepadanya. Namun air mata Gyaista menetes lalu mencium kening sang suami.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

(Dua anggota THC Bandung berangkat ke Nepal untuk mencari informasi tiga pendaki yang hilang di negara tersebut, Metrotvnews.com/ Roni Kurniawan)
Selain keluarga, anggota THC pun melepas keberangkatan Gyaista beserta rekannya, Victor Tumaang, ke Nepal. Misi mereka yaitu mencari informasi terkait tiga anggota THC yang hilang kontak di Nepal sejak 22 April 2015.
"Selamat sampai tujuan dan balik lagi ke sini (Bandung)," ungkap seorang anggota THC saat melepas Gyaitsa dan Victor sebelum mereka memasuki pesawat.
Sesepuh THC, Jommy Ong, pun berharap keberangkatan keduanya dapat mengumpulkan informasi yang valid terkait tiga pendaki yang hilang kontak itu. Lalu, mereka segera menyampaikannya ke THC yang bermarkas di Bandung.
Gyaista dan Victor berangkat sekitar pukul 14.00 WIB dengan pesawat komersil. Mereka lebih dulu transit di Malaysia kemudian melanjutkan perjalanan ke Katmandu, Nepal.
Adapun nama-nama warga Bandung yang masih hilang kontak yaitu pasangan suami istri Kadek Andana dan Alma Parhita, serta Jeroen Hehuwat. Kontak terakhir bersama mereka yaitu pada 22 April 2015. Dua hari setelah itu, gempa berkekuatan 7,9 SR mengguncang Nepal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(RRN)
