Pedagang di pinggir pintu tol Cipali, Metrotvnews.com/ Sobih Abdul Wahid
Pedagang di pinggir pintu tol Cipali, Metrotvnews.com/ Sobih Abdul Wahid (Sobih AW Adnan)

Warung Dadakan di Pintu Keluar Tol Cipali harus Ditutup setelah Lebaran

pedagang
Sobih AW Adnan • 16 Juli 2015 11:37
medcom.id, Cirebon: Keramaian kendaraan di depan pintu keluar tol Cipali, Palimanan, Jawa Barat, mengundang ratusan warga membuat warung dadakan di area tersebut. Di musim mudik, mereka pun meraup untung hingga Rp500 ribu per hari. Tapi pada satu hari setelah Lebaran (H+1) nanti, mereka akan kehilangan untung tersebut.
 
Pengelola tol meminta warga tak lagi berjualan setelah Lebaran. Pengelola pun mensosialisasikan larangan itu jauh-jauh hari sebelum musim mudik. Alasannya, untuk menghindari antrean kendaraan yang semakin parah dan panjang.
 
"Ya (harus tutup). Karena kalau saat mudik kan pengendara datang dari arah pintu tol (Jakarta), nanti kan berbalik, mereka akan antre di sini (di luar tol)," ujar Said, seorang pedagang, Kamis (16/7/2015).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Said mengatakan tak memprotes larangan itu. Ia dan kawanpkawan menerima larangan itu. "Diperbolehkan berjualan saat masa mudik pun sudah terima kasih," katanya.
 
Hasil uang dagangan di musim mudik, kata Said, akan digunakan dirinya sebagai modal berjualan. Caranya yaitu mengasong barang dagangan.
 
"Beberapa kali juga ada Brimob (Petugas kepolisian) yang datang ke sini untuk mengingatkan. Saat itu saya tanya kalau mengasong boleh enggak? Mereka jawab boleh," terang Said.
 
 

(RRN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif