polisi ikut berjaga di salah satu stasiun di Depok.
polisi ikut berjaga di salah satu stasiun di Depok. (Octavianus Dwi Sutrisno)

Jelang Putusan MK, Kepolisian Perketat Keamanan di Stasiun

Sidang Sengketa Pilpres 2019
Octavianus Dwi Sutrisno • 26 Juni 2019 19:16
Depok: Pengamanan jelang putusan sidang sengketa Pilpres oleh Mahkamah Konstitusi (MK) pada Kamis, 27 Juni 2019 besok bakal diperketat. Salah satunya di pusat keramaian, terutama di stasiun.
 
Kapolsek Pancoran Mas Kompol Roni Agus Wowor menerangkan, pengetatan keamanan dipastikan dilakukan oleh pihaknya terutama di sejumlah kawasan stasiun kereta yang ada di wilayah hukumnya. Yakni, Stasiun Citayam, Depok Lama, dan Depok Baru.
 
"Kita meningkatkan pengamanan saja di stasiun supaya masyarakat yang biasa beraktifitas merasa nyaman," kata Roni saat dihubungi, Rabu, 26 Juni 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut dia, pola pengamanan yaitu dengan menempatkan empat personel di setiap stasiun. Mereka mengawasi namun tidak melakukan sterilisasi terhadap para pengguna Commuterline.
 
"Tidak untuk yang lain, kita hanya preventif saja dengan peningkatan keamanan di stasiun," tegasnya.
 
Sementara itu, Kapolsek Bojong Gede Kompol Agus Koster Sinaga menerangkan untuk mengantisipasi mobilisasi massa ke Jakarta, pihaknya berkoordinasi dengan tokoh masyarakat. Namun, terpantau hingga kini belum teridentifikasi adanya pergerakan.
 
"Kami pastikan tidak ada yang ke sana, disini juga terus dilakukan pemantauan," terangnya.
 
Selain itu, Agus menegaskan pengawalan juga dilakukan di area Stasiun Bojong Gede dengan mengerahkan kurang lebih 10 orang petugas kepolisian.
 
"Ya intinya, kita lakukan pengamanan secara persuasif. Tentunya, ketika dilakukan pengawasan nanti ada yang mencurigakan akan kita geledah," ujar Agus. 
 
Dirinya mengimbau kepada masyarakat lebih baik menyaksikan keputusan sengketa Pemilu lewat layar televisi di rumah, tidak perlu berangkat ke Jakarta demi menjaga kondusifitas.
 
"Jangan ikut-ikut unjuk rasa apapun keputusannya itu adalah keadilan dan untuk  kepentingan Pemilu, tidak usah berduyun - duyung ke Jakarta," Pungkasnya.
 

(ALB)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif