Foto ilustrasi akta lahir. (MI/Adam DP)
Foto ilustrasi akta lahir. (MI/Adam DP) (Antara)

Sejuta Penduduk Sukabumi Tak Punya Akta Lahir

Antara • 18 Agustus 2015 18:35
medcom.id, Sukabumi: Satu juta jiwa atau 38 persen dari 2,5 juta total penduduk Sukabumi, Jawa Barat belum memiliki akta kelahiran. Warga masih anggap akta kelahiran tak penting.
 
Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kab Sukabumi Sofyan Effendi menjelaskan, ada beberapa faktor penyebab rendahnya jumlah warga yang belum memiliki akte kelahiran. Seperti banyaknya warga berusia di atas 50 tahun menganggap tidak penting akte kelahiran.
 
Selain itu, banyak juga anak yang lahir dengan bantuan dukun beranak, sehingga banyak yang tidak mengurus akte kelahiran anaknya. Padahal, kata dia, keberadaan akte kelahiran sangatlah penting, karena tidak hanya sebatas sebagai identitas kependudukan. "Fungsinya lebih dari itu, seperti untuk melanjutkan pendidikan, bekerja, bahkan ke luar negeri," kata Sofyan di Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (18/8/2015).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Karena itu, pada tahun 2015 ini pihaknya berupaya mengurangi jumlah warga yang belum memiliki akte kelahiran.
 
"Pada tahun ini kami targetkan jumlah warga yang memiliki akte kelahiran mencapai 75 persen. Dan setiap kelahiran, si anak harus mendapatkan akte kelahiran untuk masa depannya," tambahnya.
 
Sofyan optimis target dapat tercapai. Sebab, saat ini masyarakat Sukabumi sudah mulai berinisiatif untuk membuat akta kelahiran. Terbukti, tiap hari ada 600 orang yang membuat akta kelahiran. 
 
"Kami juga memberikan pelayanan yang cepat dan profesional untuk warga yang tengah membuat akte kelahiran, bahkan diberikan kemudahan," kata Sofyan.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


(SAN)
TERKAIT
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif