Ilustrasi relawan bencana mengikuti apel relawan se-Solo Raya di Lapangan Kottabarat, Solo, Jawa Tengah, Minggu, 9 Desember 2018. Medcom.id/ Pythag Kurniati.
Ilustrasi relawan bencana mengikuti apel relawan se-Solo Raya di Lapangan Kottabarat, Solo, Jawa Tengah, Minggu, 9 Desember 2018. Medcom.id/ Pythag Kurniati. (Antara)

Pemkab Cianjur Bentuk Relawan Kebencanaan di 16 Kecamatan

bencana alam
Antara • 30 Juni 2019 15:50
Cianjur: Pemkab Cianjur, Jawa Barat, membentuk 90 orang relawan tangguh kebencanaan di 16 kecamatan sebagai upaya cepat tanggap ketika terjadi bencana hingga penanganan setelah bencana. Plt Bupati Cianjur, Herman Suherman mengatakan tim relawan kebencaan tersebut dibentuk agar tercipta sinegritas antarelemen yang ada saat melakukan penanganan bencana.
 
"Saat ini dari 90 desa harus memilik satu orang anggota relawan tangguh. Mereka akan fokus dan peduli terhadap situasi dan kondisi di daerahnya masing-masing," kata Herman di Cianjur Minggu, 30 Juni 2019.
 
Herman menjelaskan setiap relawan tersebut akan mendapatkan intensif sebesar Rp100 ribu per bulan hingga akhir tahun, setelah dimasukan ke dalam perubahan anggaran APBD tahun 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Pekerjaan mereka cukup berat, sehingga berhak mendapatkan intensif. Mereka ditugaskan untuk mengidentifikasi situasi kebencanaa di daerahnya dan mensosialisasikan kesiap siaga bencana pada warga," jelas Herman.
 
Tidak hanya di 90 desa, lanjut Herman, ke depan pihaknya segera membentuk tim relawan tanguh kebencaan di 360 desa se-Cianjur karena sebagian besar wilayah baik utara dan selatan masuk dalam zona merah bencana.
 
"Menurut BMKG sebagian besar wilayah Cianjur merupakan daerah rawan bencana alam, mulai dari longsor, banjir hingga pergerakan tanah, sehingga tim relawan tangguh akan dibentuk di seluruh desa yang ada," pungkas Herman.
 

(DEN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif