Aryanto sedang menguji keampuhan Annaro memadamkan api. Foto: MTVN/Sobih
Aryanto sedang menguji keampuhan Annaro memadamkan api. Foto: MTVN/Sobih (Sobih AW Adnan)

Warga Cirebon Ciptakan Pemadam Kebakaran dari Kulit Singkong

teknologi pemadam kebakaran
Sobih AW Adnan • 08 Agustus 2015 16:57
medcom.id, Cirebon: Seringnya terjadi kebakaran, terutama di Jakarta, menginspirasi Aryanto Misel, warga Desa Lemahabang Wetan, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, untuk menginisiasi alat pemadam kebakaran ringan (apar) dengan harga yang terjangkau.
 
Melalui riset yang dilakukannya, limbah kulit singkong mampu ia olah menjadi formula pemadam api yang cukup ampuh dan berbahan ramah lingkungan.
 
“Saya namakan Annaro Fire Stop, pemadam api organik yang saya buat dari eksrak kulit singkong. Karena bahan bakunya mudah didapat, maka produk ini saya jual hanya Rp60 irbu per 400 gram. Kalau Apar yang biasa kan harganya jutaan,” ujar Aryano saat ditemui Metrotvnews.com, di kediamannya, Sabtu (8/8/2015).
 
Aryano memperlihatkan cara kerja Annaro. Ia menyemprotkan Annaro kemasan 400 gram dari jarak tiga meter ke kobaran api yang cukup besar. Dalam hitungan detik, api berangsung-angsur padam.
 
Warga Cirebon Ciptakan Pemadam Kebakaran dari Kulit Singkong
(Aryanto memperlihatkan alat pemadam kebakaran ringan temuannya)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Aryanto yakin apar dari ekstrak kulit singkong lebih unggul dibandingkan produk sejenis di pasaran. “Kalau Apar yang ada di pasaran itu kan hanya bekerja untuk menutup oksigen dengan harapan tanpa oksigen api bisa mati. Tapi, ekstrak kulit singkong ini memiliki daya kerja yang lebih bagus, bukan hanya menutup oksigen, tapi juga mampu memutus mata rantai reaksi kimianya,” jelas Aryanto.
 
Saat ini, Apar kemasan 400 gram telah ia produksi sebanyak 4.000 botol. Setengahnya sudah dipasarkan.
 
Menurut Aryanto, selain kandungan fungsinya yang lebih cepat memadamkan api, apar yang diberi nama dari singkatan nama panjang sang istri, Anna Rosiana, ini dinilai unggul dalam hal kemasan yang lebih praktis.
 
“Karena selama ini apar yang beredar di pasaran belum ada yang dikemas seperti ini (400 gram), sehingga saya kira ini akan lebih praktis. Dan yang pasti harganya jauh lebih terjangkau,” katanya.
 
Sejak muda, Aryanto mengaku telah menemukan belasan kreasi produk yang mengandalkan dasar ilmu kimia. Sosok yang pernah diminta menghadap untuk presentasi oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono selama dua kali dalam tahun 2006 ini, mengatakan semua penemuannya harus berlandaskan pada prinsip memudahkan dan membantu masyarakat.
 
“Di antaranya, tahun 1987 saya menemukan aftur bahan bakar pesawat terbang untuk air modeling, kemudian biodisel pada 2005, penghemat BBM (Bahan bakar minyak), kemudian Biokerosene, semacam alternatif untuk minyak tanah, ada lagi saya kasih merk Antiron, yakni cairan anti rontok untuk buah dan bunga, dan sekarang lagi mengoptimalisasi hidrogen air untuk bahan bakar mobil,” jelas Aryanto.
 
Meskipun telah menghasilkan belasan penemuan di bidang kimia, pria yang pernah ditawari pemerintah Kanada untuk pindah kewarganegaraan ini mengaku hanya lulusan SMP. Namun, ia yakin apa yang dilakukannya selama ini masih memiliki nilai manfaat bagi masyarakat luas.
 
“Tahun 2001 Pemerintah Kanada meminta saya agar turut membantu pengembangan teknologi biodisel di sana, akan tetapi saya timbang-timbang jauh lebih bermanfaat untuk hidup dan mati di Indonesia,” tegas Aryanto.
 
Dalam memproduksi temuan-temuannya, Aryanto hanya dibantu 10 pegawai dalam pabrik kecil di samping rumah yang ia tempati. Sebagian laba yang dihasilkan ia sisihkan untuk bersedekah kepada warga yang membutuhkan.
 
“Kalau ada yang nanya saya lulusan mana, saya jawab ITS, Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya? Bukan, maksudnya iman, takwa dan sedekah. Karena ilmu saya dari Tuhan, maka yang penting hasilnya bisa dirasakan anak yatim dan jompo dalam setiap bulannya,” pungkas Aryanto.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


(UWA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif