Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung (Kadisbudpar), Herlan JS mengatakan, untuk penyediaan Bandros, pihak pemkot akan melibatkan pengusaha sebagai CSR (tanggung jawab sosial perusahaan).
"Kalau dari CSR kurang, maka akan dibiayai dari APBD," ujar Herlan di kantor Pemerintah Kota Bandung, Senin (11/1/2016).
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Herlan menuturkan, untuk pengelolaan Bandros masih dilakukan oleh pihak ketiga.
Penambahan Bandros, menurut Herlan, adalah hal yang penting untuk mengakomodir kebutuhan wisatawan. Pasalnya, makin banyaknya wisatawan yang mengunjungi Kota Bandung.
"Dengan tingkat wisatawan yang tinggi, idealnya kita punya 20-25 unit Bandros. Hal ini juga mempertimbangkan rute yang dilalui Bandros," ujar Herlan.
Selain itu, untuk mengurangi angka kemacetan di Kota Bandung, Disbudpar juga akan bekerjasama dengan pihak perhotelan. "Agar tamu yang menginap di hotel tidak perlu menggunakan kendaraan pribadi jika mau jalan-jalan di Kota Bandung. Jadi pakai Bandros saja," tutup Herlan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(LDS)
