Jembatan Tol Cipularang -- MI/Adam DP
Jembatan Tol Cipularang -- MI/Adam DP (Gervin Nathaniel Purba)

Tiang Jembatan Cisomang Retak, Lalu Lintas Kendaraan Dialihkan

penutupan tol
Gervin Nathaniel Purba • 23 Desember 2016 12:32
medcom.id, Cipularang: Tiang jembatan Cisomang di kilometer 99 Tol Cipularang retak dan bergeser hingga 57 sentimeter. Secara teknis, kondisi tersebut sudah tidak aman untuk dilintasi kendaraan, terutama kendaraan besar dan bermuatan berat.
 
Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR Arie Setiadi Moerwanto yang juga menjabat sebagai ketua Komisi Keamanan Jembatan dan Terowongan Jalan (KKJTI) telah melaporkan temuan ini kepada Menteri PUPR Basuki Hadimuljono. Disarankan, perlu dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap keamanan jembatan.
 
Menteri Basuki menyetuji saran KKJTJ untuk membatasi beban lalu lintas yang diizinkan melalui jembatan Cisomang. Sementara waktu, hanya kendaraan golongan I saja yang diperbolehkan melintasi Jembatan Cisomang.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


BPJT dan Jasa Marga juga diminta untuk segera melakukan monitoring pergerakan pilar-pilar jembatan Cisomang, serta melaksanakan perkuatan terhadap struktur jembatan untuk mencegah pergeseran lebih lanjut. Mereka juga harus menjamin kapasitas struktur jembatan berada pada kondisi aman untuk pengguna lalu lintas.
 
Kemudian, BPJT dan PT Jasa Marga diminta segera melakukan monitoring pergerakan pilar-pilar Jembatan Cisomang, serta melaksanakan perkuatan terhadap struktur jembatan untuk mencegah pergeseran lebih lanjut. Selain itu, juga menjamin kapasitas struktur jembatan berada pada kondisi aman untuk pengguna lalu lintas.
 
"KKJTJ juga meminta BPJT dan Jasa Marga untuk menyiagakan petugas di jembatan tersebut agar apabila kondisi jembatan tidak aman, petugas tersebut segera menghentikan lalu lintas melewati jembatan," papar Arie di Jakarta, Jumat (23/12/2016).
 
Pengalihan Arus Lalu Lintas
Sebagai langkah preventif, dilakukan pembatasan beban lalu lintas di Jembatan Cisomang:
 
1. Kendaraan dari arah Jakarta menuju Bandung keluar di Gerbang Tol Sadang (KM 75+200) atau Gerbang Tol Jatiluhur (KM 84+600) dan dapat masuk kembali ke jalan tol melalui Gerbang Tol Padalarang (KM 121+400).
 
2. Kendaraan dari arah Bandung menuju Jakarta keluar Gerbang Tol Padalarang (KM 121+400) atau Gerbang Tol Cikamuning (KM 116+700) dan masuk kembali ke jalan tol melalui Gerbang Tol Sadang (KM 75+200) atau Gerbang Tol Jatiluhur (KM 84+600).
 
Pembatasan lalu lintas di Jembatan Cisomang diberlakukan secara efektif mulai Jumat (23/12/2016) pukul 00.00 WIB sampai tiga bulan ke depan, dan akan dievaluasi kembali secara periodik. Saat ini tengah dilakukan analisis desain dan penanganan jembatan oleh Jasa Marga.
 
BPJT dan Jasa Marga telah melakukan koordinasi dengan Kepolisian, Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat, serta instansi terkait lainnya dalam pengaturan lalu lintas. Sehingga, pembatasan lalu lintas di Jembatan Cisomang tidak berdampak pada kemacetan yang berlebihan.
 
Kementerian PUPR dan KKJTJ meminta masyarakat tetap tenang dan senantiasa menjaga keselamatan berkendara, khususnya dalam masa libur Natal dan Tahun Baru.
 

(NIN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif