Harga Telur Ayam Ras di Solo Merangkak Naik
Penjual telur di Pasar Gede, Solo, Jawa Tengah. Medcom.id/Pythag Kurniati
Solo: Harga telur ayam ras terpantau naik pasca-Lebaran. Harga telur ayam ras mencapai Rp27 ribu per kilogram (kg) di Pasar Gede, Solo, Jawa Tengah.

Salah satu pedagang telur ayam ras Pasar Gede, Wagiyem, 50, menyebut kenaikan terjadi sejak Lebaran hingga awal Juli 2018. Harga naik secara bertahap.

"Habis Lebaran itu sempat Rp25 ribu, kemudian sekarang naik Rp2.000 per kilogram. Saya khawatir nanti akan naik lagi," ujar Wagiyem, Kamis, 12 Juli 2018.


Kenaikan harga belum berpengaruh pada permintaan pelanggan. Kebanyakan pelanggannya merupakan penjual makanan dengan bahan dasar telur.

"Satu hari masih sama, rata-rata laku tiga peti. Satu peti kurang lebih 15 kilogram," ucapnya.

Sementara pedagang telur lainnya, Darini, mengakui harga telur terus walau tak mengetahui penyebabnya. "Kalau penyebabnya kami kurang tahu, dari sananya harga sudah tinggi," ujar Darini.

Pasokan telur, lanjutnya, diambil dari daerah di sekitar Kota Solo.

Salah seorang warga Solo, Nitarya mengeluhkan naiknya harga telur ayam ras. Akibatnya untuk konsumsi rumah tangga, dirinya harus mengurangi pembelian.

"Normalnya cuma Rp20 ribu. Sekarang sampai Rp27 ribu, Rp28 ribu bahkan di pengecer Rp30 ribu per kilo. Jadi belinya sekarang sedikit, kalau perlu tidak makan telur dulu," beber dia.

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukito sebelumnya mengatakan, kenaikan harga telur merupakan imbas dari harga pangan yang meningkat.

"Harga pakan naik karena dolar," katanya.

Enggartiasto mengaku akan segera berkomunikasi dengan Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat (Pinsar) untuk menyelesaikan persoalan ini.



(ALB)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id