Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukito saat berkunjung ke sentra kerajinan rotan di Desa Trangsan, Gatak, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Medcom.id/Pythag Kurniati
Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukito saat berkunjung ke sentra kerajinan rotan di Desa Trangsan, Gatak, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Medcom.id/Pythag Kurniati (Pythag Kurniati)

Ponpes Perlu Punya Toko Ritel

ritel pondok pesantren
Pythag Kurniati • 08 Januari 2019 20:16
Sukoharjo: Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukito menegaskan pondok pesantren (ponpes) perlu memiliki toko ritel. Toko ritel ini sekaligus menjadi bagian dari inkubator bisnis bagi santri dan santriwati ponpes.
 
"Agar tidak kalah bersaing dengan pasar ritel modern, ritel perlu dibangun di ponpes," ungkap Enggar saat berkunjung ke Pondok Pesantren Pesantren Kholifatullah Singo Ludiro Mojolaban, Sukoharjo, Selasa, Januari 2019.
 
Pengembangan inkubator bisnis seperti membangun ritel di ponpes merupakan komitmen pemerintah. Hal itu juga sejalan dengan program Presiden Jokowi terkait ekonomi keumatan yang berkeadilan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dorongan dari pemerintah tidak hanya dilakukan dengan memberikan bantuan finansial. Kurikulum mengenai ritel perlu diberikan pada santri dan santriwati.
 
"Sebab membuka ritel bukan hal mudah. Ada teori dan ukurannya," ujar Enggartiasto.
 
Toko ritel di ponpes juga dapat menjadi etalase produk kreativitas karya santri. Mereka akan mengelola produk hingga hasil usaha.
 
Ponpes Kholifatullah Singo Ludiro salah satu yang telah merintis pengembangan ritel. Ponpes itu memiliki unit Usaha Kecil Menengah (UKM) yang dikelola santri.
 
Pengasuh Ponpes Kholifatullah Singo Ludiro Lilis Patimah menjelaskan, santri di ponpes telah menggeluti usaha air mineral. Usaha tersebut melatih kemandirian ponpes beserta santrinya. Pengembangan ponpes tidak lagi hanya bergantung pada donatur.
 
"Para santri memang perlu diberikan bekal mengenai bisnis, sehingga selain akademik mereka punya bekal skill lain yang berguna," pungkasnya.
 

 
 
 

(SUR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi