Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukito saat berkunjung ke sentra kerajinan rotan di Desa Trangsan, Gatak, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Medcom.id/Pythag Kurniati
Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukito saat berkunjung ke sentra kerajinan rotan di Desa Trangsan, Gatak, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Medcom.id/Pythag Kurniati (Pythag Kurniati)

Mendag: Ekspor Furnitur Harus Digenjot

ekspor furnitur industri furniture
Pythag Kurniati • 08 Januari 2019 15:47
Sukoharjo: Ekspor produk furnitur (mebel) Indonesia yang menurun harus digenjot kembali. Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukito menekankan hal ini saat berkunjung ke sentra kerajinan rotan di Desa Trangsan, Gatak, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.

"Dari tahun kemarin, ekspor furnitur turun," ungkap Enggartiasto Selasa, 8 Januari 2019.

Menurunnya nilai ekspor disebabkan oleh beberapa faktor. Salah satunya pertumbuhan ekonomi dunia yang juga mengalami penurunan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

Pertumbuhan ekonomi dunia di 2017 tercatat sebesar 4,7 persen. Kemudian turun di 2018, yakni sebesar 3,9 persen.

"Nah, 2019 ini World Bank memperkirakan 3,7 persen. Sehingga daya beli masih terganggu," tutur dia.

Proses perizinan dengan berbagai persyaratan juga faktor lain yang mempengaruhi. Proses ini sangat terkait dengan aturan-aturan negara lain. Ketersediaan bahan baku serta akses pasar pun menjadi faktor penyebab.

Guna mengatasi persoalan tersebut, regulasi proses perizinan dengan negara lain akan disempurnakan. Pemerintah bakal menjembatani penghasil bahan baku dengan perajin.

Mulyadi, salah satu perajin furnitur di Trangsan membenarkan perihal penurunan ekspor. "Biasanya sampai 11 miliar per tahun, ini jadi 10 miliar. Namun saat ini sudah mulai merangkak lagi," kata dia.

Ia mengaku gerai kerajinan miliknya mengekspor furnitur sejak 1998. Dalam seminggu, ia bisa mengirim hingga tiga kontainer furnitur ke luar negeri.

"Seperti meja, kursi, lemari. Biasanya ke Eropa seperti Italia dan Prancis," papar Mulyadi.



 


(SUR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi