Tim Khusus Awasi Pembayaran THR di Solo
Ilustrasi. Medcom.id/M Rizal
Solo: Pemerintah Kota Surakarta, Jawa Tengah, menerjunkan tim khusus guna mengawasi pembayaran Tabungan Hari Raya (THR) dari perusahaan ke karyawan. Upaya ini dilakukan untuk melindungi hak karyawan.

Tim bertugas memantau pembayaran THR kepada karyawan. Termasuk mengenai tanggal dibayarkannya THR.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerperin) Kota Surakarta Agus Sutrisno mengemukakan, THR wajib dibayarkan seminggu atau H-7 sebelum Hari Raya Idulfitri.


"Bagi karyawan, THR ini sangat penting dan sangat ditunggu untuk memenuhi kebutuhan lebaran mereka," ungkap Agus, Jumat, 25 Mei 2018.

Mengacu Peraturan Menteri Tenaga Kerja (Permenaker) Nomor 6 Tahun 2016 serta Surat Edaran Menaker Nomor 2 Tahun 2018, perusahaan wajib membayar THR keagamaan pada karyawan yang telah bekerja tiga bulan atau lebih.

Bagi perusahaan yang tidak mampu membayar THR karyawan sesuai ketentuan wajib mengajukan surat penangguhan maupun keberatan pada Disnakerperin. Selanjutnya, dinas akan melakukan pengecekan kondisi keuangan perusahaan.

Selain menerjunkan tim, Disnakerperin juga membuka layanan aduan. Layanan ini memungkinkan karyawan melapor jika terdapat persoalan terkait pembayaran THR.

"Jadi kami harap, masyarakat bisa maksimal memanfaatkan layanan aduan ini. Agar bisa membantu kami dalam pemantauan," beber dia.

Sementara, Sekda Kota Surakarta Budi Yulistyanto menegaskan, Pemkot akan segera menyebarkan surat edaran mengenai aturan pembayaran THR ke perusahaan-perusahaan.

"Kalau ada perusahaan yang tidak sanggup, ajukan keberatan," pungkas dia.



(SUR)