FGD dan workshop CDD Umrah Solo, Rabu (27/4/2016). Foto: Metrotvnews.com/Pythag
FGD dan workshop CDD Umrah Solo, Rabu (27/4/2016). Foto: Metrotvnews.com/Pythag (Pythag Kurniati)

Rute Baru Solo-Jeddah Bisa Dongkrak Wisatawan Timur Tengah

penerbangan
Pythag Kurniati • 27 April 2016 18:19
medcom.id, Solo: Keberadaan rute baru Solo-Jeddah dinilai bisa mendongkrak wisatawan dari Timur Tengah melancong ke Indonesia. Rute ini sedianya dibuka untuk mengakomodasi jemaah umrah, TKI, dan cargo. Keberadaan rute ini pun diharapkan bisa mengurangi penumpukan penumpang di Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng. 
 
“Bukan tidak mungkin akan ada kerja sama pariwisata dengan Arab Saudi untuk menggiring turis di sana untuk masuk ke Indonesia,” kata Direktur Marketing dan Pengembangan Bisnis PT Angkasa Pura I, M. Asrori, usai Workshop Colaborative Destination Development (CDD) Umrah Solo, di Kota Solo, Jawa Tengah, Rabu (27/04/2016). 
 
Hal ini, lanjut Asrori, sejalan dengan visi PT Angkasa Pura I dan stakeholder pariwisata untuk mendatangkan 500 ribu wisatawan mancanegara ke Solo Raya pada 2025.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Association of The Indonesian Tour And Travel Agencies (Asita) Solo Raya, Daryono, mengungkapkan segmentasi wisatawan Timur Tengah memiliki potensi yang menjanjikan bagi pariwisata di Jawa Tengah, khususnya Kota Solo dan kabupaten di sekitarnya.
 
“Para wisatawan Timur Tengah ini biasanya pergi dengan membawa keluarganya atau travel group. Biaya stay mereka tinggi. Jika wisatawan mancanegara biasanya hanya menghabiskan USD1.200 per hari maka wisatawan Timur Tengah bisa dua kali lipat hingga USD3.000,” kata Daryono. 
 
Para wisatawan Timur Tengah juga menyukai wisata alam yang jumlahnya sangat banyak di Indonesia.
 
Garuda Indonesia dan PT Angkasa Pura I membuka rute baru Solo-Jeddah. Penerbangan akan dilakukan dua kali dalam satu minggu, yakni pada Selasa dan Kamis menggunakan pesawat Airbus 330 berkapasitas 360 tempat duduk.
 
Okupasi penerbangan perdana Solo-Jeddah yang akan dilakukan pada 3 Mei ini telah mencapai 80 persen. Bukan hal mengejutkan sebab Jawa Tengah selama ini menyumbang 20 persen kuota jemaah umrah dari seluruh Indonesia. 
 
Wakil Sekertaris Jendral Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah, Farid Aljawi, mencatat jumlah peserta umrah seluruh Indonesia dalam satu tahun tergolong besar. "Tahun ini sudah tercatat 800 ribu orang melaksanakan umrah dalam kurun tujuh bulan," kata dia.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


(UWA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif