Di Pasar Induk Purwodadi, Grobogan, Jawa Tengah, misalnya. Pada Kamis (26/5/2016), para pedagang menyebut per kilogram (kg) daging sapi naik Rp10 ribu. Daging sapi kualitas sedang naik menjadi Rp120 ribu/kg. Sementara untuk daging sapi kualitas super harganya menjadi Rp125 ribu/kg.
"Sudah seminggu ini harganya naik," kata Sholeh, salah satu pedagang.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Namun, para pedagang mengaku omzet mereka meningkat. Pasalnya, secara kuantitas, jumlah pembeli bertambah. Bila biasnya mereka menjual 100 kilogram per hari, kini menjadi 150 gram tiap hari.
"Ini kan hampir puasa dan lebaran, nanti kebutuhannya pasti banyak. Semoga pemerintah bisa menurunkan harga daging," kata Sulastri, salah satu pembeli di Pasar Induk Purwodadi.
Kenaikan harga daging juga terjadi di Pasar Beringharjo, Yogyakarta. Kemarin, Riyan, salah satu pedagang, bilang, harga naik Rp5.000/kg menjadi Rp115 ribu/kg.
Riyan pesimistis harga daging bisa di bawah kisaran Rp80 ribu/kg, seperti perintah Presiden. Tidak mungkin harga diturunkan sampai di tingkat itu. "Harga daging gelonggongan saja sekilo sudah lebih Rp80 ribu," tegasnya.
Perintah mengendalikan harga daging sapi itu kembali disampaikan Presiden saat membuka Konvensi Nasional Indonesia Berkemajuan yang dihelat Pimpinan Pusat Muhammadiyah di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Selasa (24/5/2016). Jokowi ingin harga daging di kisaran Rp80 ribu/kg sebelum lebaran tiba.
"Sudah sejak tiga pekan lalu saya perintahkan," kata Presiden.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(SAN)
