"Sudah empat hari ini harga cabai rawit turun kisaran Rp70 ribu-75 ribu/kg. Kalau sebelumnya masih Rp80 ribu/kg," kata Sumirah, salah satu pedagang di Pasar Karangayu, Semarang, Senin, 20 Maret 2017.
Dia mengaku aktivitasnya kembali normal. Sumirah mengaku saat harga cabai rawit masih di atas Rp100 ribu/kg, dia berhenti menjual komoditas itu.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
"Banyak konsumen yang marah karena harga tinggi, jadi lebih baik saya tidak jual," katanya.
Mengenai penurunan harga cabai ini, salah satu petani cabai di Kabupaten Magelang Tunov Mondroatmojo mengatakan volume panen cabai rawit dari petani mulai meningkat.
"Stok mulai banyak karena banyak petani yang panen, sejak satu minggu lalu harga terus mengalami penurunan," katanya yang juga merupakan pendamping petani cabai rawit ini.
Menurut dia, penurunan harga cabai rawit di tingkat petani mulai dari Rp100 ribu menjadi Rp90 ribu/kg, selanjutnya turun lagi menjadi Rp80 ribu/kg dan kembali turun di angka Rp69 ribu/kg. Sedangkan saat ini menjadi Rp48 ribu-Rp49 ribu/kg.
Dia mengatakan, penurunan harga cabai rawit sejauh ini belum pulih seperti sedia kala. Tunov mengatakan idealnya harga cabai rawit di angka Rp20 ribu di tingkat petani dan di tingkat konsumen Rp30 ribu/kg.
Namun, meski harga cabai rawit masih cukup tinggi, harga cabai merah keriting justru turun drastis. Jika idealnya cabai merah keriting di angka Rp20 ribu/kg, saat ini di kisaran Rp9-11 ribu/kg.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(SAN)
