Kepala DPP Kota Solo Subagiyo (kiri), Pj Raja Keraton Solo KGPH Puger (tengah) dan Wali Kota Solo FX.Hadi Rudyatmo (kanan) berkoordinasi saat meninjau Alun-Alun Kidul, Selasa (19/03/2016).(Foto: MTVN/Pythag)
Kepala DPP Kota Solo Subagiyo (kiri), Pj Raja Keraton Solo KGPH Puger (tengah) dan Wali Kota Solo FX.Hadi Rudyatmo (kanan) berkoordinasi saat meninjau Alun-Alun Kidul, Selasa (19/03/2016).(Foto: MTVN/Pythag) (Pythag Kurniati)

Pedagang Sunday Market Manahan akan Direlokasi ke Alun-alun Kidul

penertiban pkl
Pythag Kurniati • 19 April 2016 16:30
medcom.id, Solo: Wali Kota Solo FX. Hadi Rudyatmo meninjau Alun-Alun Kidul Kota Solo, Jawa Tengah. Hasilnya, dia menilai Alun-alun Kidul representatif untuk merelokasi pedagang kaki lima (PKL) Sunday Market Manahan yang berjumlah sekitar seribu pedagang.
 
“Sepertinya tempat ini pun masih sisa jika nantinya akan digunakan,” ungkap orang nomor satu di Kota Solo tersebut, Selasa (19/04/2016).
 
Wali Kota tak sendiri, dia juga berkoordinasi dengan Pj Raja Keraton Surakarta, KGPH Puger terkait rencana relokasi tersebut. Puger pun memberi lampu hijau jika Alun-alun Kidul bisa digunakan sebagai tempat relokasi PKL.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Jangan sampai tempat ini tidak digunakan. Namun jika ingin menggunakan, gunakan dengan aturan yang ada,” kata dia.
 
Sebelumnya, Wali Kota Solo mewacanakan untuk mengembalikan fungsi kawasan Stadion Manahan sebagai pusat kegiatan olahraga. Konsekuensinya, sekitar 1.200 PKL yang berjualan setiap hari Minggu pagi di Sunday Market Manahan harus dipindahkan. 
 
Beberapa pedagang masih merasa keberatan namun beberapa di antaranya menyetujui dengan syarat dipindahkan dalam satu lokasi yang sama. Untuk mengakomodir hal tersebut setidaknya dibutuhkan lahan seluas satu hektare.
 
Kepala Dinas Pengelolaan Pasar, Subagiyo, juga merencanakan sistem penataan pedagang berbasis zonasi. Nantinya mereka akan ditata sesuai dengan jenis dagangannya.
 
“Dulu PKL Sunday Market adalah PKL yang berjualan di sekitaran Stadion dan Jalan Adi Sucipto. Kemudian oleh Pak Jokowi mereka ditertibkan ke dalam komplek stadion sekitar tahun 2007. Sekarang sama, kita akan menata lagi supaya lebih baik,” pungkas Subagiyo.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


(MEL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif