NEWSTICKER
Ilustrasi. Foto: MI/Abdus Syukur
Ilustrasi. Foto: MI/Abdus Syukur (Ahmad Mustaqim)

Stok Pupuk Bersubsidi di DIY Kritis

pupuk subsidi
Ahmad Mustaqim • 28 Desember 2015 18:24
medcom.id, Yogyakarta: Kuota pupuk bersubsidi di Daerah Istimewa Yogyakarta sudah habis. Serapan pupuk bersubsidi yang dialokasikan pada 2015 dari pemerintah sudah mencapai 100 persen.
 
"(Kondisi pupuk di DIY) Desember sangat kritis. Padahal musim tanam sudah mulai sejak pertengahan November hingga awal Desember ini. (Subsidi pupuk) Pusri sudah habis pada 8 Desember dan dari Petrokimia sampai 23 Desember," kata Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Dinas Pertanian Daerah Istimewa Yogyakarta, Djarod Margiantoro, Senin (28/12/2015).
 
Djarot menjelaskan stok pupuk bersubsidi di gudang pemerintah sudah habis. Adanya, lanjut dia, hanya di gudang atau kios para pengecer pupuk yang langsung berhubungan dengan petani.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurutnya, kekurangan stok pupuk hampir terjadi di seluruh wilayah DIY. Untuk itu, pemerintah sudah mengajukan tambahan pupuk bersubsidi tersebut sebanyak 950 ton. Meskipun, yang mendapat persetujuan dan sudah turun hanya sebesar 500 ton.
 
"Kekurangan sudah terjadi di empat kabupaten di DIY, namun para petani sudah bisa menutupi itu dengan memanfaatkan pupuk organik. Kecuali, Kabupaten Gunungkidul yang memang tidak ada, dan 500 ton pupuk tambahan sudah dikirim ke sana," jelasnya.
 
Sebelumnya, alokasi pupuk di DIY sudah diajukan untuk ditambah. Adapun rinciannya, pupuk ZA yang semula dialokasikan 9.320 ton ditambah 580 ton, pupuk NPK dari 25.000 ton ditambah 1.000 ton, dan pupuk organik dari 14.000 ton ditambah 2.500 ton. Sedangkan, untuk pupuk SP36 terjadi pengurangan, dari 4.350 ton menjadi 3.600 ton, dan pupuk urea tidak dilakukan penambahan.
 
Djarot merekomendasikan para petani agar bisa memanajemen penggunaan pupuk bersubsidi hingga jatah pupuk pada 2016 mendatang turun. Caranya, dengan mengurangi pemakaian pupuk bersubsidi tersebut dan menutupi kekurangan dengan pupuk organik yang ada. "Pupuk organik bisa lebih diperkaya untuk menambah unsur N pada tanaman," kata dia.
 

(UWA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif