General Manager Angkasa Pura I (Persero) Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang, Priyo Jatmiko, menargetkan penataan rampung pada 21 Juni 2016. Sehingga penumpang pesawat dapat menikmati fasilitas baru itu pada musim mudik dan balik Lebaran.
Priyo mengatakan pengelola mengurangi sepuluh gerai dalam terminal tersebut. Di antaranya gerai kopi, toko buku, suvenir, dan fashion.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
"Tapi kami akan tetap memerhatikan kebutuhan fasilitas komersil bagi penumpang," kata Priyo di Semarang, Jumat (10/6/2016).
Pengelola masih akan mempertahankan gerai makanan, penjualan produk, dan CIP Lounge untuk penumpang VIP serta executive class.
%20Bandara%20Internasional%20Ahmad%20Yani%20Semarang%2C%20Priyo%20Jatmiko%20-%20a.jpg)
(General Manager Angkasa Pura I (Persero) Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang, Priyo Jatmiko, MTVN-Dhana Kencana)
Menurut Priyo, area yang ditata berada di sisi timur dan barat dari ruang tunggu terminal keberangkatan penumpang domestik. Area itu diperluas dari 6.708 meter persegi menjadi 6.986 meter persegi.
Sedangkan untuk area komersil, luasnya berkurang dari 1.296 meter persegi menjadi 736 meter persegi.
Dengan kata lain, jumlah tempat duduk dalam ruang tunggu bertambah. Semula hanya ada 700 tempat duduk. Tapi perluasan area akan menambah tempat duduk menjadi 1.100 unit.
"Peningkatan layanan ini sudah diatur dalam PM (Peraturan Menteri Perhubungan) Nomo 129 tahun 2015 tentang Pedoman Penyusunan Perjanjian Tingkat Layanan (Service Level Agreement) dalam pemberian layanan kepada pengguna jasa bandar udara," tutup Priyo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(RRN)
