Pasalnya, ketersediaan daging sapi di pasaran kini mulai langka. Riyan, salah seorang pedagang daging sapi di Pasar Beringharjo, Kota Yogyakarta, mengatakan, harga daging sapi saat ini menyentuh Rp115 ribu/kg. Harga tersebut naik Rp5.000 dari harga sebelumnya.
"Harga daging sekarang naik. Harga sapi potong saja di pasaran sekarang tinggi," ujar Riyan di Pasar Beringharjo Yogyakarta, Rabu (25/5/2016).
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Ryan bilang, Rp80 ribu/kg merupakan harga ideal daging sapi. Tapi, untuk saat ini tidak mungkin harga diturunkan sampai di tingkat itu. "Harga daging gelonggongan saja sekilo sudah lebih Rp80 ribu," tegasnya.
Dalam mencukupi kebutuhannya, selama ini Riyan membeli sapi potong dari Desa Segoroyoso, Bantul, untuk dipotong sendiri. Dua pekan menjelang Ramadan, permintaan daging sapi masih stagnan. Para pembeli masih didominasi oleh para pelanggan yang merupakan pedagang eceran, bakso, dan semacamnya.
Ia memperkirakan harga daging sapi bakal naik lagi Rp10 ribu/kg mendekati awal Ramadan. Penyebabnya, saat ini masih terjadi kelangkaan pasokan sapi.
Kemarin, Presiden kembali merintahkan untuk menurunkan harga daging sapi. Presiden mau harga di kisaran Rp80 ribu/kg sebelum lebaran. "Sudah sejak tiga pekan lalu saya perintahkan," kata Presiden usai membuka Konvensi Nasional Indonesia Berkemajuan yang dihelat Pimpinan Pusat Muhammadiyah di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X pun optimistis pada perintah itu. Syaratnya, pemerintah harus kerja ekstra keras dan berani menghentikan taktik serta permainan para pedagang.
Sebab ia menilai kenaikan harga selama ini hanyalah permainan dan akal-akalan para penjual.
"Stok sapi masih banyak. Tapi harga tinggi, itukan tidak logis. Itu hanya keserakahan pedagang saja. Sekarang berani enggak pemerintah membongkar itu," tegasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(SAN)
