Lampu bermotif batik di Solo, Jawa Tengah. Foto: MTVN/Pythag
Lampu bermotif batik di Solo, Jawa Tengah. Foto: MTVN/Pythag (Pythag Kurniati)

Takut Idenya Dicuri, Pencipta Lampu Batik Akan Patenkan Karyanya

batik
Pythag Kurniati • 01 Oktober 2015 22:20
medcom.id, Solo: Tak mau ide lampu batik yang dia ciptakan dicuri pihak lain, Fajar Adinata memproses hak paten karyanya. “Iya, proses mematenkan karya saya sedang berjalan. Saya harap bisa segera rampung" kata dia, Kamis (01/10/2015).
 
Niat mematenkan karya ini dilakukan Fajar karena banyak peminat dari negara lain. “Beberapa negara pernah memesan lampu batik ini seperti Jepang, Jerman, Kanada, dan India. Sempat ada ketakutan ide karya ini dicuri,” tutur pria kelahiran Solo, 2 Februari 1986 itu.
 
(Baca: Cantik, Lampu Hias Berukir Batik Khas Solo)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Lampu berhias motif batik ini pernah masuk empat besar produk kreatif se-Indonesia dalam ajang Indonesia WOW yang diselenggarakan Kementerian Koperasi dan UKM. Ajang itu diikuti 500 UKM se-Indonesia. "Melalui Kementerian Koperasi pula saya meminta bantuan mematenkan karya ini," kata dia.
 
Memperingati hari Batik Nasional pada 2 Oktober, Fajar berharap batik menjadi identitas Indonesia di luar negeri. "Pemerintah harus memudahkan hak paten karya-karya batik Indonesia sehingga batik kita bisa merajai pasar lokal dan internasional,” katanya.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


(UWA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif