Menteri Kordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Pandjaitan, menjelaskan selama ini ada banyak kapal pesiar yang masuk ke Singapura tak bisa masuk ke Indonesia. Padahal, ada banyak destinasi wisata menarik di Indonesia.
"Pertemuan Fullerton Forum Singapura kemarin kita sepakat membangun terminal cruise. Karena selama ini ada 300 cruise masuk ke Singapura, tapi tak bisa ke Indonesia," ujar Luhut usai menghadiri reuni AKABRI di Hotel Grand Seriti Madani Sleman Yogyakarta, Sabtu (10/12/2016).
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Terminal ini rencananya akan dibangun tahun depan di Tanjung Benoa, Palembang, Medan, dan Semarang. Pembangunan ditargetkan selesai akhir tahun depan. Jika terminal selesai, pemerintah menargetkan dapat menarik lebih dari separuh kapal pesiar yang masuk ke Singapura.
"Dalam 2-3 tahun ke depan kita bisa ambil 250 buah kapal pesiar dari Singapura," kata dia.
Untuk menggaet wisatawan, pemerintah Singapura sepakat menginvestasikan dananya di tiga tempat wisata utama di Indonesia, yakni Danau Toba, Borobudur, dan Mandalika.
Salah satu kesepakatan yang diteken, pemerintah Singapura memberikan pelatihan wisata bagi pelaku wisata Indonesia.
"Mereka memuji pertumbuhan ekonomi Indonesia yang tetap naik di tengah penurunan ekonomi negara lain. Mereka juga sepakat mau ajak turis jalan-jalan ke Danau Toba, Borobudur, dan Mandalika," katanya.
Selain itu dibahas pula pembangunan IT Data center, pembangunan terminal LNG portabel untuk listrik dan pembersihan sampah di laut.
Mantan Menkopolhukam ini melanjutkan, hasil pertemuan dan kesepakatan bersama dalam forum Fullerton, akan dirapatkan dengan Presiden minggu depan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(UWA)
