Pedagang bumbu dapur di Pasar Gede, Solo, Jateng, Rabu (2/3/2016). (Metrotvnews.com/Pythag Kurniati)
Pedagang bumbu dapur di Pasar Gede, Solo, Jateng, Rabu (2/3/2016). (Metrotvnews.com/Pythag Kurniati) (Pythag Kurniati)

Harga Tinggi, Pedagang Bumbu Dapur di Solo Sepi Pembeli

harga sayur
Pythag Kurniati • 02 Maret 2016 11:38
medcom.id, Solo: Di Kota Solo, Jawa Tengah pedagang bawang merah dan cabai mengeluhkan berkurangnya pembeli. Sejak sepekan terakhir, harga bumbu dapur dan sayur meningkat signifikan.
 
Salah satu pedagang di Pasar Gede, Samino, 53, Rabu, 2 Maret 2016, bilang, harga bawang merah naik dari Rp30 ribu menjadi Rp40 ribu per kilogram (kg). Serupa, harga cabai merah naik dari Rp30 ribu menjadi Rp35 ribu/kg. Cabai rawit naik Rp2 ribu dari Rp30 ribu menjadi Rp32 ribu/kg.
 
"Biasanya di musim penghujan, harga cabai dan bawang merah mengalami kenaikan. Karena hasil panen tidak seperti biasanya," tutur Samino yang mengaku mengambil pasokan bawang merah dari Brebes, Jawa Tengah.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kenaikan komoditas dapur juga terpantau di Pasar Legi. Rubiyem, 50, salah satu pedagang di pasar terbesar di Kota Solo itu, mengungkapkan, kenaikan harga terjadi secara bertahap. 
 
Bukan hanya bawang merah dan cabai, Rubiyem mengatakan, harga sayuran pun mengalami kenaikan. "Salah satunya tomat. Bisa naik tiga kali lipat. Dari Rp5 ribu menjadi Rp15 ribu," tuturnya. 
 
Kedua pedagang itu mengaku pelanggan mulai mengurangi pembelian. Banyak pembeli kaget dengan kenaikan harga itu. "Setelah nanya harga, mereka tidak jadi beli," timpal Samino.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


(SAN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif