Lampu hias berornamen batik diproduksi di Solo, MTVN - Pythag Kurniati
Lampu hias berornamen batik diproduksi di Solo, MTVN - Pythag Kurniati (Pythag Kurniati)

Cantik, Lampu Hias Berukir Batik Khas Solo

bisnis
Pythag Kurniati • 01 Oktober 2015 19:57
medcom.id, Solo: Batik tak sekadar diaplikasikan pada kain. Di Solo, Jawa Tengah, motif batik mempercantik lampu-lampu hias. Sehingga, lampu-lampu itu pun berkesan eksotik.
 
Metrotvnews,com berkesempatan mendatangi sebuah rumah produksi lampu batik khas Solo di kawasan Ngipang RT 04 RW 28 Kadipiro, Banjarsari, Solo, Kamis 1 Oktober. Dua pengrajin tengah asyik mengerjakan produksi lampu berhias batik, mulai dari lampu meja, lampu dinding, lampu gantung, dan lampu sudut.
 
Adalah Fajar Adinata, pencetus ide lampu bermotif batik itu. Ia mengaku tertarik mendalami bisnis kerajinan batik sejak 2009.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Saya ingin mengubah image batik. Kalau batik itu bukan sesuatu yang kaku yang hanya bisa diaplikasikan pada kain. Setelah itu saya kebetulan punya akses untuk mendapatkan limbah kayu industri. Akhirnya saya pun mencoba menekuni lampu batik ini," tuturnya.
 
Cara pembuatannya cukup rumit. Tingkat kesulitan terutama terletak pada saat mencetak pola dan mengamplas kayu jati yang telah dibentuk motif-motif batik. 
 
Langkah pertama yang dilakukan adalah membuat pola batik sesuai dengan permintaan. Bahkan para pengrajin lampu batik ini telah terbiasa menerima pesanan batik sepak bola maupun batik yang dipadu dengan kaligrafi. 
 
Kertas pola ditempel pada potongan kayu jati untuk diukir mengikuti garis pola. Selanjutnya potongan kayu tersebut direkatkan dengan lem, diamplas serta diwarnai sesuai permintaan.
 
Dalam satu hari, satu orang pengrajin mampu memproduksi lebih dari dua lampu batik. Harga lampu batik ini berkisar antara Rp150 ribu hingga Rp2 juta. Dalam satu bulan Fajar dapat meraup pendapatan Rp7 juta hingga Rp10 juta. Tidak main-main negara lain pun meminati dan memesan kerajinan lampu batik ini seperti Jepang, Jerman, Kanada dan India.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


(RRN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif