Kapal akan berangkat dari Pelabuhan Tanjung Kendal tiap Selasa pukul 10.00 WIB. Kembali dari Karimunjawa, Kabupaten Jepara pada Rabu pukul 12.00 WIB. Pemberangkatan kedua, tiap Jumat pukul 09.00 WIB dan kembali dari Karimunjawa pada Minggu pukul 09.00 WIB.
Kapasitas kapal 351 penumpang, terdiri dari kelas VIP dengan tarif tiket Rp260 ribu dan kelas eksekutif Rp230 ribu. Perjalanan ditempuh dalam waktu sekitar 3 jam 15 menit.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Bupati Kendal Mirna Annisa dalam sambutannya yang dibacakan Kepala Dinas Perhubungan Kendal Subarso mengatakan, Pelabuhan Kendal memiliki posisi penting dan bermakna bagi pembangunan daerah. Sebab akan mendorong pertumbuhan ekonomi dan pariwisata di Jateng.
Mirna berharap, agar ke depan Pelabuhan Kendal cepat berkembang menjadi besar. Salah satunya adalah agar rute perjalanan ditambah supaya kapal beroperasi setiap hari.

Suasana peresmian rute Kendal-Karimunjawa di Pelabuhan Tanjung Kendal, Jateng, Selasa (23/8/2016). (Metrotvnews.com/Iswahyudi)
Sementara, Wakil Bupati Kendal Masrur Maskur mengatakan, Pelabuhan Kendal bakal didukung dengan pengoperasian pelabuhan niaga. Dia optimistis bila pelabuhan niaga beroperasi, Pelabuhan Tanjung Kendal bakal menjadi pelabuhan besar di Jawa Tengah.
"Saya berharap pembangunan pelabuhan niaga segera diselesaikan, karena kawasan industri juga sudah ada," katanya.
Sedangkan, Kepala Dinas Perhubungan dan Kominfo Jateng Satrio Hidayat mengatakan, keberadaan Pelabuhan Kendal akan meningkatkan perekonomian masyarakat Kaliwungu dan sekitarnya. Satrio juga berharap dengan beroperasinya rute Karimunjawa, akan lebih memacu lintas baru ke pulau lainnya.
"Pelabuhan akan menjadi solusi transportasi darat yang saat ini sudah terlalu padat dan bakal menjadi sarana transportasi logistik yang selama ini menjadi penyebab rusaknya jalan, karena muatannya terlalu berat," kata Satrio.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(SAN)
