PKS Komitmen Lipat Gandakan Kursi Legislatif

Al Abrar 15 Februari 2018 19:22 WIB
pks
PKS Komitmen Lipat Gandakan Kursi Legislatif
ilustrasi Medcom.id
Yogyakarta: Partai Keadilan Sejahtera berkomitmen memenangkan Pemilu dan Pileg 2019. Bahkan untuk kursi legislatif, PKS menargetkan jumlah anggota legislatif di DPR dan DPRD bertambah dua kali lipat dari Pileg 2014 lalu.

"Di dapil yang sudah ada kursi haram hukumnya kursi PKS hilang dan wajib hukumnya bertambah dua kali lipat," kata Ketua Fraksi PKS DPR RI Jazuli Juwaini dalam siaran persnya, Kamis, 15 Februari 2018.

Baca: PKS Gelar Rapat Pleno Istimewa Anggota Legislatif di Yogyakarta


PKS diketahui menggelar Pleno istimewa ajang konsolidasi anggota legislatif (aleg) PKS se-Indonesia sejak Selasa, 13 Februari 2018, Hotel Alana, Yogyakarta. Pleno juga merumuskan tiga sikap perjuangan yaitu pro-kerakyatan, pro-keumatan, dan pro-pengokohan nasionalisme Indonesia.

Untuk itu, sambung Jazuli, anggota DPR dan DPRD PKS diminta bekerja lebih keras meraih kemenangan dua kali lipat tersebut. Jazuli menegaskan, menang dua kali lipat di dapil yang PKS sudah memiliki kursi adalah syarat minimal, karena PKS juga melakukan ekspansi ke dapil-dapil yang belum memiliki kursi.


Jazuli juga meminta seluruh anggota legislatif PKS lebih rajin lagi turun ke masyarakat, bersilaturahmi ke ulama, kiai, para habib serta tokoh masyarakat untuk memperluas basis dukungan yang ada. 

"Ada strategi khusus yang kita siapkan untuk itu dan akan menjadi kejutan dari PKS. Mudah-mudahan publik merespons positif dan memilih calon-calon terbaik PKS di tempat tersebut," kata Jazuli.

Strategi jitu lainnya yang dilakukan oleh PKS untuk meraih kemenangan besar pada pemilu 2019 adalah penetapan 9 calon presiden dari PKS. 

Baca: PKS Siapkan Sembilan Nama Bakal Calon Presiden RI

"Kalau partai lain hanya punya satu capres atau cawapres PKS punya stok 9 capres dari kader-kader terbaik PKS yang telah teruji baik di pemerintahan maupun di lapangan masyarakat," kata Jazuli.

Capres PKS juga diminta bekerja keras dan maksimal dengan strategi branding dan komunikasi publik yang terarah dan terukur sesuai arahan Tim Pemenangan Pusat PKS.

"Capres PKS dituntut untuk melakukan kerja-kerja pemenangan dengan strategi yang kreatif, inovatif, dan atraktif untuk memperkuat elektabilitas PKS," ujar Jazuli.




(ALB)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id